Koreri.com, Sorong– Kepedulian terhadap korban bencana di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) mendorong Pemuda Maluku di Provinsi Papua Barat Daya turun ke jalan untuk menggalang bantuan kemanusiaan.
Aksi solidaritas tersebut melibatkan sekitar 20–30 perwakilan pemuda dan direncanakan berlangsung selama dua hari, mulai hari ini hingga besok, berpusat di Perempatan Lampu Merah Maranatha, Kota Sorong, Sabtu (29/8/2026).
Ketua Pemuda Maluku Bersatu, M. Saman Bugis, S.Sos mengatakan aksi tersebut murni merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat NTT yang terdampak bencana, khususnya warga di wilayah Flores.
“Hari ini kami dari Pemuda Maluku Bersatu melakukan aksi ini karena peduli terhadap saudara-saudara kita yang terkena bencana di NTT. Kami sangat prihatin dengan kondisi mereka,” kata Saman Bugis kepada wartawan.
Anggota DPR Kota Sorong ini menegaskan, aksi penggalangan dana tidak dimaksudkan untuk kepentingan lain selain membantu meringankan beban para korban bencana.
“Kami turun ke jalan semata-mata karena kepedulian terhadap masyarakat yang ada di NTT, terutama saudara-saudara kita di Flores dan wilayah lainnya yang terdampak bencana,” ujarnya.
Tokoh Pemuda Nusantara yang akrab disapa MSB itu menjelaskan, bantuan yang terkumpul nantinya akan diserahkan kepada perwakilan yang ditunjuk untuk kemudian disalurkan kepada masyarakat terdampak di NTT.
Mekanisme penyaluran bantuan akan dibicarakan bersama pihak-pihak yang terlibat agar bantuan yang terkumpul dapat diterima oleh masyarakat yang membutuhkan.
“Berapa pun yang kami dapat, itulah yang akan kami salurkan kepada saudara-saudara kita yang ada di NTT. Kami berharap bantuan ini bisa sedikit meringankan beban mereka,” ucapnya.
MSB kembali menegaskan, aksi tersebut merupakan wujud solidaritas Pemuda Maluku di perantauan terhadap sesama warga yang sedang menghadapi bencana.
“Kami tidak bermaksud apa-apa. Tujuan kami adalah kepedulian,” ujarnya.
KENN


























