Koreri.com, Sorong – Pemerintah Kota (Pemkot) Sorong melanjutkan pemetaan kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui profiling bagi pejabat Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama Tahun 2026.
Kegiatan tersebut berlangsung di UPT BKN Sorong, Kabupaten Sorong, Kamis (27/8/2026), dan diikuti puluhan pejabat pimpinan tinggi atau pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Kota Sorong.
Profiling JPT Pratama ini merupakan bagian dari rangkaian pemetaan kompetensi ASN yang sebelumnya telah diikuti seluruh pegawai di lingkungan Pemkot Sorong. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memperkuat penerapan sistem merit dalam manajemen ASN.
Melalui pemetaan yang dilakukan secara berkelanjutan dari tingkat staf hingga pimpinan, Pemkot Sorong berupaya membangun basis data talenta ASN yang lebih akurat dan terukur.
Data tersebut nantinya dapat menjadi salah satu dasar dalam penataan jabatan, rotasi, pengembangan kompetensi, serta pembinaan karier ASN secara lebih objektif sesuai kebutuhan organisasi dan kompetensi masing-masing pegawai.
“Profiling ini menjadi bagian penting dalam membangun manajemen ASN yang profesional, objektif, dan berbasis kompetensi,” tulis Kadis Kominfo Kota Sorong, James Burung dalam keterangan persnya yang diterima Koreri.com, Jumat (28/8/2026).
Para peserta profiling berasal dari sejumlah jabatan strategis di lingkungan Pemkot Sorong, di antaranya Sekretaris DPRD, Staf Ahli, Asisten, Inspektur, Kepala Badan, dan Kepala Dinas.
Sejumlah pejabat yang mengikuti profiling tersebut antara lain Ruddy R. Laku, Saul Erens Solosa, Amos Kareth, Abdul Rahim Oeli, Very Meky Rudy Kambuaya, Demianus Nakoh, Ariance Sara Kondjol, Tamrin Tajjudin, Hendrikus Momot, Robert Asmuruf, Herlin D. Sasabone, Yowel Oktofianus Gifelem, dan Fauji Fattah.
Selanjutnya, Jemima Elisabeth, Hermanus Kalasuat, Paul Lazarus Yawan, Stefanus Jitmau, Ridwan Iribaram, Elisabeth Elsemina Sarah Agaki, Andreas Adii, Frans Kambuaya, Yance Jitmau, Eduard Jitmau, Aryanti Sopia Kondologit, Yuliana Kiriho, Corina Mansawan, Nelwan Edison Hara, Amus Jitmau, Esau Isir, Nurhayati Marasabessy, James Burung, Yulinda Mosso, Yafed Maniburi, serta Muliani.
Dengan pemetaan tersebut, Pemkot Sorong diharapkan memiliki gambaran yang lebih komprehensif mengenai kompetensi dan potensi ASN untuk mendukung kebutuhan organisasi pemerintahan.
Penguatan manajemen talenta melalui profiling juga menjadi langkah strategis untuk memastikan penempatan ASN tidak semata berdasarkan aspek administratif, tetapi semakin mempertimbangkan kompetensi, potensi, kinerja, dan kebutuhan organisasi.
Pada akhirnya, sistem tersebut diharapkan mampu mendorong birokrasi Pemkot Sorong yang semakin profesional, adaptif, dan efektif dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
RED



























