Koreri.com, Ambon – Menyongsong Hari Ulang Tahun (HUT) ke-451, Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon bersama Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) terus menghadirkan berbagai kegiatan yang melibatkan generasi muda.
Kali ini, dua kegiatan edukatif digelar secara bersamaan, yakni Lomba Sosialisasi Anti-Bullying tingkat SMP dan Lomba Sosialisasi Posyandu 6 Stand tingkat SMP se-Kota Ambon.
Kegiatan tersebut berlangsung di Tribun Lapangan Merdeka Ambon, Sabtu (29/8/2026), dan mendapat antusiasme dari para pelajar.
Tercatat sebanyak 99 peserta ambil bagian dalam Lomba Sosialisasi Anti-Bullying tingkat SMP se-Kota Ambon. Sementara itu, 35 peserta mengikuti Lomba Sosialisasi Posyandu 6 Stand tingkat SMP se-Kota Ambon.
Ketua KORMI Kota Ambon, Lisa Wattimena, mengatakan tingginya partisipasi para pelajar menunjukkan bahwa generasi muda setempat memiliki kepedulian terhadap berbagai persoalan yang terjadi di lingkungan mereka.
Menurutnya, kegiatan tersebut tidak semata-mata menjadi ajang perlombaan untuk memeriahkan HUT Kota Ambon, tetapi juga menjadi sarana edukasi untuk membangun karakter dan meningkatkan kepedulian siswa.
“Keikutsertaan para siswa se-Kota Ambon ini menandakan bahwa mereka punya kepedulian. Mereka mau belajar, memahami dan menyampaikan hal-hal yang berkaitan dengan kehidupan mereka, termasuk bagaimana mencegah bullying serta memahami pentingnya Posyandu,” ujar Lisa.
Ia menilai, persoalan bullying di lingkungan pendidikan harus menjadi perhatian bersama. Sekolah, orang tua, pemerintah maupun masyarakat memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi anak-anak.
Lisa berharap melalui kegiatan sosialisasi ini, para siswa tidak hanya mampu menjadi peserta lomba, tetapi juga dapat menjadi agen perubahan di lingkungan sekolah masing-masing.
“Harapan kita, anak-anak ini bisa menjadi contoh bagi teman-temannya. Mereka bisa menyampaikan bahwa bullying itu bukan sesuatu yang baik dan harus kita cegah bersama,” katanya.
Selain isu anti-bullying, lomba Sosialisasi Posyandu 6 Stand juga dinilai penting untuk memperkenalkan kepada generasi muda mengenai pelayanan kesehatan masyarakat.
Dengan pemahaman sejak usia sekolah, diharapkan para pelajar dapat ikut mengedukasi keluarga dan lingkungan sekitar mengenai pentingnya menjaga kesehatan serta memanfaatkan pelayanan Posyandu.
Lisa menegaskan, rangkaian kegiatan menyambut HUT ke-451 Kota Ambon harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya anak-anak dan generasi muda.
“Jadi bukan hanya mengejar juara, tetapi yang paling utama adalah nilai edukasi, kebersamaan dan pesan yang bisa mereka bawa pulang ke sekolah maupun keluarga,” tukasnya.
Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk kolaborasi Pemkot Ambon, KORMI dalam menghadirkan rangkaian HUT ke-451 Kota Ambon yang tidak hanya bersifat hiburan, tetapi juga memberikan ruang bagi pelajar untuk belajar, berkreasi, membangun karakter dan meningkatkan kepedulian sosial.
JFL


























