Koreri.com, Sorong – Konsolidasi politik para calon Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Barat Daya (PBD) kian hari semakin kencang.
Apalagi di momentum Idul Fitri ini yang kemudian menjadi sarana silaturahmi paling efektif untuk saling mengunjungi satu dengan yang lain.
Bernard Sagrim, salah satu bakal Calon Gubernur PBD potensial yang tiada hari tanpa henti terus melakukan kunjungan silaturahmi mulai dari tokoh lintas adat, tokoh lintas masyarakat dan pemuda maupun antar tokoh politik.
Termasuk nampak hadir di kediaman Abdullah Gazam yang notabene sebagai anggota DPR aktif Papua Barat sekaligus Ketua DPW PKB PBD, Senin (15/4/2024).
Sebelum itu, Gazam juga telah menerima kunjungan Elisa Kambu (EK) dan Lamberthus Jitmau (LJ).
Dalam keterangannya, mantan Bupati Maybrat dua periode itu mengakui pertemuan hari ini adalah murni kunjungan silaturahmi antar sesama anak bangsa.
“Ini murni kunjungan silaturahmi, apalagi ini di momen Idul Fitri tidak salah kemudian kalau saya sebagai kakak datang berkunjung ke adiknya di SP 4 sini. Kalaupun bertepatan dengan momentum politik, ya wajar saja kalau kita juga singgung soal berbagai perkembangan politik hari ini dan kedepan,” ujar BS sapaan akrabnya.
Di tempat yang sama Abdullah Gazam menyampaikan rasa hormat dan terima kasih atas kehadiran mantan Bupati Maybrat 2 periode tersebut.
“Saya merasa sangat terhormat dan bangga atas kunjungan beliau ke kediaman saya karena bagi saya setiap silaturahmi itu pasti mendatangkan berkah tersendiri,” ucap AG sapaan akrabnya.
Disinggung soal rencana maju sebagai salah satu bakal calon Wakil Gubernur PBD, Abdullah Gazam kembali dengan tegas menyatakan kesiapannya.
“Bagi saya jikalau memang diberikan kesempatan untuk masuk dalam ranah calon Wakil Gubernur, ya alhamdulillah puji syukur saya terima karena itu adalah sebuah panggilan pengabdian mulia di atas tanah yang diberkati ini. Kalau ambisi sih sama sekali tidak ada, tapi kalau memang ada calon Gubernur yang menganggap saya berkompeten dan memenuhi persyaratan untuk maju berpasangan ya saya pada prinsipnya siap saja,” tegas mantan Ketua Umum PC PMII Kota Sorong itu.
Saat ditanya soal keabsahan keaslian menurut Undang-Undang Otonomi Khusus Papua, Gazam menepis dan berujar biarlah itu menjadi ranahnya MRPBD.
“Kalau soal keabsahan keaslian calon Gubernur dan calon Wakil Gubernur Papua Barat Daya itu adalah mutlak harus orang asli Papua sesuai amanah undang-undang Otsus, itu sebabnya kalau soal yang satu ini kita serahkan sepenuhnya kepada yang berwenang yakni Majelis Rakyat Papua karena hanya lembaga kultur tersebutlah yang akan bekerja sesuai dengan mekanisme dan ketentuan yang berlaku untuk memberikan pertimbangan dan persetujuan,” tukasnya.
RLS

























