Koreri.com, Jakarta – Komisi Pemilihan Umum Provinsi Papua Barat Daya (KPU PBD) melaksanakan debat kandidat pertama calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur di stasiun Metro TV Jakarta, Rabu (16/10/2024) pukul 17.00 WIT.
Lima calon Gubernur dan Wakil Gubernur yaitu pasangan Abdul Faris Umlati – Petrus Kasihiw, Gabriel Asem – Lukman Wugaje, Elisa Kambu – Ahmad Nausrau, Joppye Onesimus Wayangkau – Ibrahim Wugaje dan Bernard Sagrim – Sirajudin Bauw akan adu ide dan gagasan dengan tema persiapan Sumber Daya Manusia (SDM) dalam konteks Otonomi Khusus Papua.
Kelima paslon kepala daerah ini telah mempersiapkan diri untuk memaparkan visi-misi, rencana program kerja kedepan yang berkaitan dengan sejumlah pertanyaan yang telah disusun para panelis sesuai dengan 6 sub tema.
Selain itu pertanyaan pamungkas yang akan ditanyakan kepada pihak lawannya begitu pula sebaliknya.
Calon Wakil Gubenur PBD nomor urut 1 Petrus Kasihiw mengatakan pasangan ARUS sudah siap lahir batin untuk berdebat dengan pasangan calon lainnya.
“Saya dan Cagub Bapak AFU sudah bersepakat untuk dalam penyampaian visi-misi dan rencana program kerja kedepan, siapa yang menjelaskan visi-misi kemudian siapa yang menjelaskan rencana program kerja agar efisiensi waktu dapat dipergunakan dengan baik,” ungkapnya kepada awak media usai mengikuti gladi bersih debat kandidat di Metro TV, Selasa (15/10/2024).
Mantan Bupati Teluk Bintuni dua periode ini mengatakan, terkait dengan tema debat dan sub tema tentang pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan dan penguasaan teknologi informasi sudah dipelajari secara matang untuk meyakinkan masyarakat PBD bahwa program yang akan disampaikan adalah pro rakyat.
Calon Wagub nomor 1 itu menghimbau kepada para pendukungnya dan juga masyarakat PBD untuk menyimak apa disampaikan dalam debat kandidat pertama ini karena merupakan janji- janji politik paslon ARUS untuk membangun PBD jika mendapat amanah pada tanggal 27 November 2024 mendatang.
“Sehingga pada saat kampanye selanjutnya akan disampaikan tim kerja maupun tim relawan jika kandidat tidak hadir maka hal ini menjadi isu-isu strategis seperti yang disampaikan dalam debat kandidat pertama ini,” pesan Kasihiw.
Sementara Calon Gubernur nomor 4 Joppye Onesimus Wayangkau mengatakan, persiapan paslon JOIN sudah matang baik visi-misi dan juga program kerja lima tahun kedepan jika mendapat kepercayaan dari masyarakat sebagai Gubenur dan Wakil Gubernur PBD periode 2024-2029.
Mantan Pangdam XVIII/ Kasuari itu mengatakan, selain pemasaran visi-misi dan program kerja ada juga pertanyaan pamungkas yang sudah disiapkan jika masuh dalam segmen tanya jawab antara calon Gubernur kepada Cagub lainnya serta Calon Wagub saling bertanya.
“Kita sudah siap lahir batin, artinya kalau mau maju calon kepala daerah kita sudah tau apa yang akan kita buat yang jelas program yang kita bikin bukan yang aneh-aneh, program yang kita buat itu yang sedang dialami masyarakat Papua Barat Daya agar dapat menjawab persoalan tersebut,” ujarnya.
Wayangkau mengharapkan masyarakat PBD untuk menyaksikan debat kandidat ini agar tidak salah dalam menentukan pilihan pada tanggal 27 November 2024.
“Masyarakat dapat melihat dari hasil debat kemudian membaca kapasitas dari masing-masing kandidat supaya menjatuhkan pilihan pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur memimpin Papua Barat Daya periode 2024-2029 yang tepat,” harapnya.
KENN






























