Wabup Kevin : Masyarakat Warembori Menerima Pelayanan Sama dengan Daerah Lain

IMG 20250326 WA00482 1
Wakil Bupati Kevin Totouw, S.IP, didampingi Kapolres, Pabung 1712 Sarmi serta Kepala Dishub Mamberamo Raya melakukan tatap muka dengan masyarakat Warembori, Selasa malam (25/3/2025) / Foto : NAP

Koreri.com, Burmeso-Wakil Bupati Mamberamo Raya, Kevin Totouw, S.IP, menegaskan komitmennya untuk memastikan bahwa masyarakat di Kampung Warembori dan kampung Yoke Distrik Mamberamo Hilir akan menerima pelayanan yang setara dengan daerah lain di kabupaten tersebut.

Pernyataan ini disampaikan Wakil Bupati Kevin Totouw, dalam tatap muka bersama masyarakat kampung Warembori dan Yoke Selasa malam (25/3/2025), menyusul insiden rencana pemalangan di muara Sungai Mamberamo oleh masyarakat setempat karena mereka kecewa selama ini tidak diperhatikan dengan baik oleh pemerintah daerah khususnya masyarakat Warembori dan Yoke yang meninggal di luar Mamberamo.

Wakil Bupati Kevin Totouw mengungkapkan baik Orang sakit, orang meninggal di Mamberamo Raya harus dibantu oleh pemerintah daerah, namun untuk saat ini belum ada ketersedian dana namun pemerintah daerah sedang berusaha untuk mengatur pos-pos anggaran yang ada sesuai dengan yang telah dijalankan Pemerintahan sebelumnya.

“Saya menyampaikan terimakasih kepada seluruh masyarakat Kampung Warembori yang sudah hadir saat ini, saya secara pribadi prihatin dengan kondisi keuangan daerah, karena saat ini kita juga mengalami defisit anggaran karena terjadi pemangkasan anggaran. Tetapi komitmen saya dan pak Bupati, kedepan semua orang Mamberamo yang meninggal di luar Mamberamo Raya akan kita pulang kembali ke kampung asal nya untuk dimakamkan,” jelas Wakil Bupati.

Ditempat yang sama Kapolres Mamberamo Raya AKBP. Supraptono menyampaikan terimakasih kepada semua masyarakat Warembori, Yoke dan sekitarnya yang hadir untuk mengikuti pertemuan bersama Pemerintah Daerah untuk mencarikan jalan keluar atas permasalahan yang terjadi.

“Saya selaku penanggung jawab keamanan dan ketertiban masyarakat, saya hadir bersama anggota di tempat ini bukan untuk menakuti masyarakat, namun kami datang mendampingi Bapak Wakil bupati untuk berdialog dengan masyarakat Warembori dan sekitarnya untuk mencarikan solusi dan jalan keluar yang terbaik atas permasalahan yang terjadi,” jelas Kapolres.

Sementara itu penanggungjawab rencana aksi pemalangan muara sungai Mamberamo, Habel Yahya Iriori mengungkapkan terima kasih kepada Pemerintah Daerah khusunya Bupati dan Wakil Bupati yang telah merespon dengan keluhan masyarakat Warembori.

“Aspirasi kami masyarakat yang ada di muara sungai mamberamo ini kami sampaikan untuk menjadi jadikan bahan masukan kepada Pemerintah Daerah, agar kedepan ada pemerataan pemerintah terhadap masyarakat Mamberamo yang meninggal diluar tanpa membeda bedakan hulu, tengah dan hilir. Tetapi semua adalah masyarakat mamberamo yang perlu mendapatkan pelayanan dari APBD mamberamo raya ,” jelas Habel Iriori.

Pria yang juga menjabat sebagai anggota DPRK Mamberamo Raya ini mengakui aspirasi yang disampaikan masyarakat Warembori dalam surat terbuka tidak harus di jawab sekarang, tetapi ia berharap kedepan Pemda dan DPRK bersama sama membuat peraturan daerah untuk menjadi dasar hukum dalam menetapkan biaya orang meninggal per kampung di Mamberamo Raya.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut Wakil Bupati Kevin Totouw, Kapolres Mamberamo Raya AKBP. Supraptono, Pabung Kodim 1712 Sarmi, Mayor Inf. Musa Siep, Kabag Ops Polres Mamberamo Raya, AKP H.Nainggolan, Kepala Dinas Perhubungan Eduar Tasti S.Ip, Anggota DPR Kabupaten Mamberamo Raya Habel iriori SH (koodinator aksi), Kepala Distrik Mamberamo Hilir, YOHANIS NOLEBA, S.So, dan masyarakat Kampung Warembori, Yoke dan sekitarnya.

NAP