STQH I 2025 : Bumikan Al-Qur’an dan Hadits di Papua Barat Daya

PWI STQH 1 2025 PBD

Koreri.Com, Sorong – Untuk pertama kalinya dalam sejarah Provinsi Papua Barat Daya, Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadits (STQH) tingkat provinsi resmi digelar oleh Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ).

Bertempat di Al Akbar Convention Center (ACC) Kota Sorong, ajang religi ini diikuti oleh 82 peserta dari lima kabupaten dan kota se-Papua Barat Daya, berlangsung dari 10 hingga 12 Juni 2025.

Gubernur Papua Barat Daya, Elisa Kambu menyampaikan STQH tidak sekadar menjadi ajang perlombaan, melainkan momen penting untuk mempererat silaturahim serta menguatkan nilai-nilai keislaman di kalangan generasi muda.

“STQH I ini menjadi tonggak sejarah di Papua Barat Daya. Kami berharap nilai-nilai Al-Qur’an dan Hadits tidak hanya diperlombakan, tapi juga tertanam dalam kehidupan generasi muda muslim, membumikan nilai spiritual yang mendalam di tengah masyarakat,” ujar Elisa Kambu dalam sambutannya.

Ketua Harian LPTQ Papua Barat Daya, Abu Bakar Al Hamid, menambahkan bahwa STQH juga menjadi wadah strategis untuk menumbuhkan budaya Qur’ani di tengah keluarga muslim.

“Ajang ini bukan hanya seleksi terbaik dalam membaca dan menghafal, namun juga momentum untuk menanamkan nilai Qur’ani dari rumah,” jelasnya.

Ketua Panitia STQH I, Tupono, menjelaskan bahwa gelaran ini mempertandingkan sejumlah cabang lomba bergengsi, mulai dari seni baca Al-Qur’an hingga karya tulis ilmiah berbasis Hadits.

PWI STQH 1 2025 PBD2Berikut cabang-cabang lomba yang dipertandingkan dalam STQH I:

Cabang lomba STQH I tingkat Provinsi Papua Barat Daya diantaranya :

1. Seni Baca Al Qur’an putera-puteri

* Golongan Anak

* Golongan Dewasa

2. Hifzil Qur’an putera-puteri

* Golongan 1 Juz

* Golongan 5 Juz

* Gol. 10 Juz

* Gol. 20 Juz

* Gol. 30 Juz

3. Tafsir Al Qur’an

* Golongan Bahasa Arab putera

4. Musabaqoh Hadits putera-puteri

* Golongan 100 Hadits

* Golongan 500 Hadits

5. Karya Tulis Ilmiah Hadits (KTIH) putera-puteri

* Gol Tafsir Bahasa Arab

Dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah dan berbagai pihak, STQH I Papua Barat Daya diharapkan bukan hanya menjadi ajang prestasi, tetapi juga gerakan spiritual yang menyalakan cahaya Al-Qur’an dan Hadits di Bumi Cenderawasih bagian barat ini.

ZAN