Koreri.com, Mataram — Kontingen Papua Tengah secara resmi mengikuti upacara pembukaan Induk Organisasi Olahraga (INORGA) Federasi Seni Panahan Tradisional Indonesia (FESPATI) dalam rangka Festival Olahraga Rekreasi Nasional (FORNAS) VIII tahun 2025 yang digelar di Lapangan Bundar Praya, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, Sabtu (26/7/2025).
Acara pembukaan berlangsung meriah dan penuh nuansa budaya. Suasana semakin semarak dengan penampilan atraksi gendang tradisional oleh pelajar dari SMP Negeri 4 Praya, yang berhasil memukau tamu undangan dan para peserta dari seluruh penjuru nusantara.
Kehadiran kontingen Papua Tengah menjadi sorotan tersendiri dalam parade pembukaan. Dengan mengenakan busana khas dan semangat luar biasa, mereka tampil penuh percaya diri di antara 748 pegiat dari 22 provinsi dan 148 official yang turut serta dalam kompetisi FESPATI tahun ini.
Selama dua hari ke depan, para pegiat Fespati akan bertanding dalam enam kategori utama, yaitu: Horse Bow Putra Putri U12 – 10 meter, Horse Bow Putra Putri U18 – 20 meter, Ground Hunting, Jamparingan, Abilasa, dan Panca Abilasa
Kontingen Papua Tengah menyatakan siap berpartisipasi aktif di setiap kategori, membawa semangat sportivitas dan pelestarian budaya.
“Kami membawa semangat dari timur Indonesia untuk bersatu dalam semangat olahraga rekreasi dan budaya. Ini bukan hanya soal menang, tapi tentang membangun koneksi dan bangga akan jati diri,” ujar salah satu official Papua Tengah.
Dukungan dan sambutan hangat dari masyarakat NTB, termasuk dari para pelajar lokal yang ikut memeriahkan acara, menjadi bukti bahwa FORNAS bukan sekadar event olahraga, melainkan juga perayaan kebudayaan dan persaudaraan nasional.
Dengan mengikuti FORNAS VIII, Papua Tengah berharap dapat memperkenalkan potensi daerah sekaligus memperkuat posisi panahan tradisional sebagai identitas budaya bangsa.
TIM
























