Lisa Wattimena Dorong Kolaborasi Program Turunkan Stunting di Kota Ambon

Lisa Wattimena Rakor Penurunan Stunting
Ketua TP PKK Kota Ambon Lisa Wattimena / Foto : Ist

Koreri.com, Ambon – Kolaborasi program menjadi kata kunci untuk memastikan seluruh upaya penurunan stunting di Kota Ambon dapat terlaksana dengan baik.

Hal ini disampaikan Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kota Ambon Lisa Wattimena saat rapat koordinasi percepatan penurunan stunting di Balai kota, Rabu (15/10/2025).

Lisa lantas menekankan pentingnya peran PKK dalam memastikan setiap rumah tangga memiliki pengetahuan, kesadaran dan kemampuan untuk mewujudkan keluarga yang sehat, sejahtera, dan berdaya.

PKK juga terus melakukan langkah-langkah konkrit, seperti peningkatan kapasitas kader, gerakan dapur sehat, edukasi keluarga, peningkatan sanitasi, dan pendampingan keluarga berisiko.

Dengan semangat kebersamaan, kerja keras, dan gotong royong, diharapkan angka stunting di Kota Ambon dapat diturunkan secara signifikan. Maka dengan itu, anak-anak masa depan kota Ambon lebih maju dan sejahtera akan lahir dari upaya bersama ini.

Diakui Lisa, keberhasilan ini tidak mungkin dicapai oleh satu lembaga saja tetapi penanganannya harus dilakukan secara pentatolik. Untuk itu, diperlukan sinergitas dan kolaborasi lintas sektor mulai dari Pemerintah, PKK, tenaga kesehatan, pendidikan, swasta hingga peran tokoh agama dan tokoh masyarakat.

“Kita perlu juga menyatukan langkah menyamakan visi-misi Wali Kota dan Wakil Wali Kota dan memastikan bahwa setiap program yang kita jalankan bertemu di titik yang sama yaitu kesejahteraan anak-anak di Kota Ambon,” imbuhnya.

Lisa juga mengajak seluruh kader PKK setiap jenjang dari kota hingga dasa wisma untuk terus menjadi garda terdepan dalam perubahan perilaku Masyarakat.

“Jadilah teladan dalam hal pola makan bergizi seimbang, kebersihan lingkungan dan perawatan anak dengan kasih sayang. Karena semua ini selalu dimulai dari hal-hal kecil dalam keluarga kita, masing-masing program memperkuat komitmen dan menyusun langkah strategis Bersama,” ajaknya.

Ditambahkan Lisa, dalam proses inputan data mandiri oleh OPD, dan semua pihak yang memasukkan data agar data yang diberikan adalah data yang valid, data yang benar-benar dapat dipertanggungjawabkan.

“Karena ketika kita salah input data pastinya, angka stunting juga tidak akan menunjukan hasil yang baik. Maka program itu harus dapat menyentuh langsung an memberi dampak yang baik untuk masyarakat dan kemajuan kota,” harapnya.

Lisa tak lupa mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras dan berdedikasi dalam upaya percepatan penurunan stunting di Kota Ambon.

Dalam rakor tersebut, hadir pula pimpinan OPD dan para Camat, pengurus PKK se-kota Ambon serta tamu undangan lainnya.

JFL