Koreri.com, Timika – Panglima Komando Operasi (Pangkoops) Habema Mayjen TNI Lucky Avianto, S.I.P., M.Si., mendampingi Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) Jenderal TNI Agus Subiyanto serta Menteri Pertahanan RI Jenderal TNI (Purn.) Sjafrie Sjamsoeddin dalam rangkaian kegiatan Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) dan peresmian Fasilitas Marshalling Area (MA) Jenderal Ahmad Yani, bertempat di Aula Yonif 754/ENK, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Jumat (2/1/2026).
Kegiatan diawali dengan KPLB yang dipimpin langsung Panglima TNI. Sebanyak 115 prajurit TNI menerima kenaikan pangkat luar biasa beserta piagam penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi, loyalitas, dan prestasi dalam pelaksanaan tugas, khususnya di wilayah operasi Papua.
Di giat tersebut, Menhan menyampaikan bahwa pemberian KPLB merupakan bentuk perhatian pimpinan TNI terhadap prajurit yang telah menunjukkan kinerja optimal serta pengabdian yang tinggi dalam menjaga stabilitas keamanan dan kedaulatan negara.
“Penghargaan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh prajurit untuk terus meningkatkan profesionalisme dan semangat pengabdian,” harapnya.
Jenderal Agus juga menyampaikan bahwa penghargaan dan Kenaikan Pangkat Luar Biasa ini, diberikan kepada prajurit TNI yang telah menunjukkan dedikasi, loyalitas, dan prestasi luar biasa.

Lebih Lanjut Panglima menekankan pula bahwa KPLB dapat terus diberikan kepada prajurit TNI tanpa adanya batasan, sepanjang didasarkan pada prestasi yang telah dicapai.
Selanjutnya diadakan kegiatan Peresmian Marshalling Area Jenderal Ahmad Yani oleh Menhan RI. Hal ini merupakan bagian dari upaya strategis dalam mendukung pelaksanaan tugas TNI, khususnya Komando Operasi Habema, guna mewujudkan stabilitas keamanan yang berkelanjutan serta mendukung percepatan pembangunan nasional di wilayah Papua.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan sinergi antara pimpinan pusat dan satuan di wilayah semakin kuat, serta mampu meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas TNI dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
TIM













