Koreri.com, Biak – Dalam rangka menyongsong Hari Ulang Tahun (HUT) Pekabaran Injil Masuk ke Tanah Papua yang ke-171, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Biak menggelar serangkaian kegiatan yang melibatkan petugas dan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).
Kegiatan ini tidak hanya dimaknai sebagai seremonial tahunan, melainkan sebagai momentum refleksi iman dan pembaharuan semangat bagi seluruh penghuni Lapas.
Kepala Lapas (Kalapas) Kelas II B Biak, Yonas Kaway, S.H., M.Th, memimpin langsung agenda tersebut dengan penuh sukacita.
Dalam sambutannya, Kalapas Yonas Kaway menyampaikan bahwa peringatan 171 tahun Injil di Tanah Papua harus menjadi titik balik bagi perbaikan karakter dan spiritualitas, khususnya bagi warga binaan.

“Momentum HUT ke 171 ini sangat istimewa. Kami ingin semangat pembaruan ini dirasakan oleh semua saudara-saudara kita di sini. Harapan saya, melalui kegiatan-kegiatan ini, iman warga binaan semakin dikuatkan dan mereka siap kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang baru,” harap Yonas.
Mengubah Stigma: Dari Penjara Menjadi Tempat Pembinaan
Pada kesempatan yang sama, Kalapas yang bergelar Magister Teologi ini juga menyampaikan pesan penting kepada masyarakat luas, khususnya Kabupaten Biak Numfor. Ia mengajak publik untuk mengenal Lapas lebih dalam dan mengubah stigma lama tentang penjara.
“Saya mengajak seluruh elemen masyarakat Biak untuk melihat Lapas dengan kacamata baru. Hilangkan stigma bahwa ini adalah tempat yang menyeramkan atau sekadar tempat hukuman. Lapas Kelas II B Biak adalah tempat pembinaan,” tegas Yonas.

“Di sini kami membina, melatih keterampilan, dan membimbing kerohanian mereka. Kami ingin masyarakat mendukung proses reintegrasi ini, menerima mereka kembali nantinya dengan tangan terbuka,” tambahnya.
Disambut Antusias Warga Binaan
Agenda menyambut HUT Pekabaran Injil ini mendapat respons positif dari para warga binaan.
Salah satu perwakilan WBP, Habel Sueni mengungkapkan rasa syukurnya atas kegiatan yang diselenggarakan oleh pihak Lapas.

“Kami sangat menyambut baik agenda ini. Bagi kami, ini bukan sekadar acara tapi bukti bahwa kami diperhatikan dan dibina. Peringatan Injil masuk Tanah Papua ini menguatkan hati kami untuk terus berubah menjadi lebih baik di bawah bimbingan Bapak Kalapas dan jajaran,” tutur Habel Sueni.
Melalui rangkaian kegiatan menyambut HUT ke-171 ini diharapkan dapat mempererat tali persaudaraan antara petugas dan warga binaan, serta menjadi sarana pembinaan mental spiritual yang efektif di Lapas Kelas II B Biak.
VJR



























