HUT ke 26: Pemkot Sorong-BPJS Ketenagakerjaan Santuni 5 Ahli Waris Penerima Manfaat

Pemkot Sorong BPJS TK Santuni 5 Ahli Waris
Pose bersama Wali Kota Septinus Lobat, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Sorong Iguh Bimantoroyudo (tengah) dan Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu di momen hari jadi ke 26 Kota Sorong, Sabtu (28/2/2026) / Foto : Suzan

Koreri.com, Sorong – Pemerintah Kota (Pemkot) Sorong menggelar upacara bendera memperingati HUT ke 26 tahun bertempat di lapangan apel setempat, Sabtu (28/2/2026).

Usai upacara, Pemkot Sorong bersama BPJS Ketenagakerjaan menyerahkan secara simbolis santunan Jaminan Kematian (JKM) dan beasiswa pendidikan kepada sejumlah ahli waris.

Santunan diserahkan kepada empat penerima manfaat JKM yang bersumber dari APBD Kota Sorong, masing-masing sebesar Rp42.000.000. Selain itu, satu orang penerima manfaat dari perusahaan mendapatkan beasiswa, JKM, JHT, dan JP dengan total manfaat sebesar Rp233.670.570,-

Adapun penerima santunan secara simbolis yakni:

1. Ainun Mahulete (ahli waris dari almarhum Karel Waiki);

2. Rebesina Nakoh (ahli waris dari almarhum Levinus Jitmau);

3. Mariangke Ergor (ahli waris dari almarhum Sean Helton Ergor);

4. Jacklin Batmonamona (ahli waris dari almarhum Petrus Batmonamona);

5. Beasiswa kepada Bapak Nurcahyi (ahli waris dari almarhumah Antonia Magdalena Baru).

Pemkot Sorong BPJS TK Santuni 5 Ahli Waris2
Para ahli waris penerima manfaat / Foto : Suzan

Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Sorong, Iguh Bimantoroyudo menyebutkan peringatan HUT ke 26 Kota Sorong sebagai tonggak penting dalam perjalanan pembangunan daerah.

Ia mengungkapkan bahwa dalam kurun waktu lebih dari 20 tahun, Kota Sorong menunjukkan transformasi signifikan, baik dari sisi pertumbuhan ekonomi maupun peningkatan layanan publik.

“Perkembangan Kota Sorong dalam dua dekade terakhir sangat terasa. Kami berharap di usia ke 26 ini, laju kemajuan tersebut semakin terarah dan berkelanjutan. BPJS Ketenagakerjaan siap berjalan seiring dengan kebijakan Pemerintah daerah, terutama dalam memperluas cakupan perlindungan pekerja hingga tercapai universal coverage,” kata Iguh.

Kemudian, lanjut Iguh, sepanjang periode Januari-Desember 2025, total manfaat Jaminan Kematian yang dibayarkan dari anggaran APBD Kota Sorong mencapai Rp2.440.000.000 untuk 70 kasus klaim.

Sementara itu, jumlah peserta yang dianggarkan dalam perlindungan pekerja melalui skema APBD tercatat sekitar 19.336 orang.

Untuk 2026, pihaknya berharap alokasi anggaran perlindungan pekerja tetap dapat dipertahankan, meskipun terdapat tantangan pengurangan anggaran dari pemerintah pusat.

Iguh Bimantoroyudo Kepala BPJS TK Sorong
Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Sorong, Iguh Bimantoroyudo / Foto : Suzan

Dukungan dapat diupayakan melalui APBD Perubahan guna menjamin keberlanjutan perlindungan pekerja selama satu tahun penuh.

“Ini adalah bukti nyata kehadiran negara dalam melindungi pekerja dan keluarganya. Walaupun belum seluruhnya tercover, kami berharap cakupan universal dapat terus meningkat setiap tahunnya,” imbuhnya.

Secara keseluruhan, anggaran perlindungan pekerja yang bersumber dari APBD Kota Sorong tercatat sekitar Rp2,4 miliar.

Sementara secara total, termasuk dukungan profesi dan provinsi, nilainya mencapai sekitar Rp44 miliar.

Melalui penyerahan santunan dan beasiswa ini, Pemkot Sorong bersama BPJS Ketenagakerjaan menegaskan komitmen untuk terus meningkatkan perlindungan sosial bagi para pekerja di ibukota Provinsi Papua Barat Daya, sekaligus memastikan keberlanjutan pendidikan anak-anak peserta sebagai generasi penerus pembangunan daerah.

ZAN