Koreri.com, Timika – Gema takbir yang berkumandang di Gedung Emeneme Yauware, Kota Timika, Kabupaten Mimika pada malam menjelang Idulfitri, Jumat (20/3/2026) bukan sekadar tradisi keagamaan semata tetapi menjadi penegasan kuat atas tingginya toleransi dan persaudaraan lintas iman.
Momen itu begitu terasa saat Bupati Johannes Rettob didampingi Wakil Bupati Emanuel Kemong, serta dihadiri unsur Forkopimda dan masyarakat dari berbagai latar belakang melepas peserta pawai keliling malam takbiran yang berlangsung khidmat dan penuh sukacita di pelataran gedung Eme Neme Yauware Timika, Papua Tengah, Jumat (20/3/2026).
Bupati menegaskan bahwa kebersamaan yang tercermin dalam perayaan malam takbiran menjadi bukti nyata kuatnya nilai toleransi di Mimika.
“Rasa solidaritas dan kebersamaan ini menunjukkan bahwa Mimika adalah kabupaten yang harmoni. Kita ingin nilai ini terus hidup, tidak hanya dalam Ramadan, tetapi juga dalam setiap perayaan keagamaan,” imbuhnya.

Pemda berharap seluruh umat Muslim dapat merayakan Idulfitri dengan aman, tertib, dan penuh kedamaian.
Pawai takbiran yang menjadi puncak kegiatan mengambil rute dari halaman Gedung Emeneme Yauware, melintasi Jalan Budi Utomo, Cendrawasih, Yos Sudarso, Belibis, dan kembali ke titik awal.
Antusiasme warga terlihat sepanjang rute, menciptakan suasana religius yang hangat sekaligus mempererat tali persaudaraan.
Momentum ini menegaskan bahwa Mimika bukan hanya merayakan kemenangan spiritual, tetapi juga merawat keberagaman sebagai kekuatan utama dalam membangun Indonesia yang damai dan bersatu.
TIM
























