Perayaan 2 Hari Besar Keagamaan Berjalan Aman, Kapolda PBD-Tokoh Agama Diapresiasi

IMG 20260407 WA00522
Wakil Ketua Fraksi Demokrat DPRP PBD Jongky R. Fonataba, S.E., M.M / Foto : Ist

Koreri.com, Sorong – Hari raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah pada tanggal 21-22 Maret 2026 yang dirayakan seluruh umat Muslim di Papua Barat Daya berjalan aman dan khidmat.

Begitu pula dengan rangkaian perayaan Jumat Agung hingga Paskah pada awal April 2026 yang dirayakan seluruh Umat Kristiani berlangsung aman dan penuh damai.

Momentum dalam menjaga toleransi umat beragam ini tidak terlepas dari kesiagaan aparat Kepolisian dibawah kepemimpinan Kapolda PBD Brigjen Pol. Gatot Haribowo, S.I.K., M.A.P berkolaborasi dengan para Kapolres jajaran di wilayah hukumnya.

Capaian lantas mendapat apresiasi dari Wakil Ketua Fraksi Demokrat DPR Provinsi PBD, Jongky R. Fonataba, S.E., M.M.

“Kesiagaan aparat Kepolisian dibawah kepemimpinan Bapak Kapolda Papua Barat Daya bersama Kapolres jajaran sangat luar biasa, kamtibmas tetap aman dan kondusif, sangat diapresiasi,” ucap Jongky Fonataba kepada Koreri.com di ruang Rapat Sekretariat DPRP PBD, Selasa (7/4/2026).

Bung Jongky demikian sapaan akrabnya di kalangan Jurnalis ini menuturkan, kesuksesan perayaan hari raya dua agama besar dimana waktu pelaksanaannya tidak terlalu jauh menunjukkan adanya koordinasi baik antara Kepolisian selaku pihak keamanan dengan Tokoh- tokoh Agama serta Forum Kerukunan Umat beragama.

Legislator PBD murah senyum itu menyebutkan, dari pengamatannya, kasus-kasus kriminalitas hingga pencemaran nama baik yang cukup tinggi di wilayah ini namun tidak mengganggu momen perayaan hari-hari besar keagamaan.

“Hal ini juga perlu dipelihara dengan baik dan terus digalakan di setiap even keagamaan mendatang dari seluruh umat bergama yang ada di Tanah Papua Barat Daya. Karena saya yakin dengan tingginya volume kegiatan-kegiatan keagamaan di daerah ini, maka nilai-nilai keagaaman itu mampu merubah akhlak setiap insan manusia yang ada di Negeri tercinta ini,” sahut mantan Wakil Ketua DPRP Papua Barat itu.

KENN