Koreri.com, Ambon — Pemerintah Kota (PemkotAmbon terus memperkuat pengembangan kreativitas generasi muda di era digital melalui berbagai kegiatan edukatif dan kolaboratif.
Salah satunya melalui Workshop “Wainitu Jago Konten” yang resmi dibuka oleh Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Ambon, Ivonny A.W. Latuputty, mewakili Wali Kota setempat.
Kegiatan yang digagas Terakota (Tim Pemanfaatan dan Pengembangan Ruang Terbuka Publik Kota Ambon) berkolaborasi dengan Generasi Rajawali Maluku itu berlangsung selama dua hari, 15–16 Mei 2026, di RTP Wainitu, Kelurahan Wainitu, Kecamatan Nusaniwe, Ambon.
Workshop tersebut diikuti pelajar serta pemuda-pemudi di kawasan Wainitu dan sekitarnya dengan tujuan meningkatkan kapasitas generasi muda dalam menciptakan konten digital yang kreatif, edukatif, dan berdampak positif bagi masyarakat.
Dalam sambutannya, Ivonny Latuputty menegaskan bahwa ruang terbuka publik tidak hanya berfungsi sebagai sarana rekreasi masyarakat, tetapi juga dapat menjadi pusat aktivitas kreatif dan pengembangan potensi generasi muda.
“Anak-anak muda Ambon memiliki kreativitas yang besar. Karena itu, pemerintah mendukung kegiatan-kegiatan positif seperti ini agar mereka mampu memanfaatkan teknologi digital secara bijak, produktif, dan inovatif,” ujarnya.
Kegiatan ini menghadirkan digital creator muda Kota Ambon, Abraham Samangun, sebagai narasumber utama. Dalam sesi workshop, Abraham membagikan berbagai materi mulai dari teknik dasar pembuatan konten, strategi membangun personal branding, pemanfaatan media sosial, hingga cara menciptakan konten yang menarik dan bernilai positif.
Antusiasme peserta terlihat tinggi sepanjang kegiatan berlangsung. Para peserta tidak hanya mendapatkan materi teori, tetapi juga praktik langsung dalam membuat konten kreatif menggunakan perangkat digital yang mereka miliki.
Kolaborasi antara pemerintah, komunitas kreatif, dan generasi muda ini diharapkan mampu melahirkan kreator-kreator digital baru dari Kota Ambon yang dapat mempromosikan potensi daerah, budaya lokal, hingga berbagai kegiatan positif masyarakat Maluku di ruang digital nasional.
Workshop “Wainitu Jago Konten” sekaligus menjadi bukti bahwa pemanfaatan ruang publik dapat dikembangkan menjadi ruang edukasi dan kreativitas yang mendukung tumbuhnya ekosistem digital kreatif di Kota Ambon.
JFL






















