Pencanangan HUT ke 451 Kota Ambon Warnai Pattimura Festival 2026, Usung Semangat Ini

Walkot BW Hari Patimura 2026

Koreri.com, Ambon – Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon melalui Dinas Pariwisata resmi menggelar Pattimura Festival 2026, Jumat (15/5/2026).

Bertempat di kawasan Jalan Raya Pattimura, festival tahunan bernuansa budaya dan kreativitas itu sekaligus menjadi momentum pencanangan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 451 Kota Ambon dengan mengusung tema besar “Ambon Bersih, Maluku Sehat, Indonesia Maju”.

Kegiatan berlangsung meriah dan dipadati ribuan masyarakat yang antusias mengikuti rangkaian acara sejak pagi hingga malam hari.

Festival ini menjadi simbol kolaborasi antara pemerintah, komunitas kreatif, pelaku UMKM, dan masyarakat dalam memperkuat identitas budaya serta pembangunan Kota Ambon yang inklusif dan berkelanjutan.

Hadir dalam kegiatan tersebut Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena, Wakil Wali Kota Ely Toisutta, Ketua DPRD Kota Ambon Moritz L. Tamaela, serta Plt. Sekretaris Daerah Kota Ambon, Roberth Sapulette.

Turut hadir pula sejumlah pejabat TNI-Polri, instansi vertikal, pimpinan OPD, tokoh agama, tokoh masyarakat, insan pers, komunitas seni, hingga generasi muda Kota Ambon.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Ambon sekaligus Ketua Panitia, Christian Tukloy, dalam laporannya menyampaikan bahwa Pattimura Festival merupakan bentuk penghormatan terhadap nilai perjuangan, keberanian, dan cinta tanah air yang diwariskan Pahlawan Nasional Kapitan Pattimura.

Menurutnya, festival ini tidak hanya menjadi ruang pelestarian sejarah dan budaya Maluku, tetapi juga wadah penguatan ekonomi kreatif masyarakat serta sarana memperkuat posisi Ambon sebagai Kota Musik Dunia.

“Semangat perjuangan Pattimura harus terus hidup dalam diri generasi muda. Festival ini menjadi ruang kreativitas sekaligus penggerak ekonomi masyarakat melalui sektor budaya dan pariwisata,” ujar Christian.

Ia menambahkan, Pattimura Festival 2026 mengangkat semangat “Muda Beda, Bahaya” yang mencerminkan keberanian generasi muda untuk berkarya, berinovasi, dan menjaga persatuan di tengah keberagaman.

Festival dimulai sejak pukul 10.00 WIT dengan menghadirkan berbagai agenda kreatif dan hiburan rakyat yang melibatkan masyarakat secara langsung.

Walkot BW Hari Patimura 2026 2Sebanyak 30 tenant UMKM ambil bagian dalam bazar ekonomi kreatif dengan menampilkan produk kuliner khas, kerajinan tangan, hingga karya kreatif anak muda Ambon. Kehadiran UMKM menjadi salah satu upaya pemerintah mendorong pertumbuhan ekonomi lokal berbasis komunitas.

Selain itu, masyarakat juga disuguhkan berbagai perlombaan dan atraksi menarik seperti Lomba Hammer Time, Sumba Party yang diikuti sekitar 400 peserta, lomba mewarnai anak, pameran tato seni dan mural, pentas seni rakyat, hingga pertunjukan budaya yang menggambarkan kekayaan tradisi Maluku.

Panitia juga menyerahkan bantuan dan sertifikat Hak Kekayaan Intelektual (HKI) kepada pelaku usaha sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan industri kreatif lokal.

Atmosfer festival semakin semarak dengan keterlibatan komunitas seni, pemuda, dan pelajar yang menjadikan kawasan Pattimura sebagai ruang ekspresi budaya dan kreativitas masyarakat Ambon.

Dalam momentum yang sama, Pemkot Ambon secara resmi mencanangkan peringatan HUT ke-451 Kota Ambon dengan tema “Ambon Bersih, Maluku Sehat, Indonesia Maju”.

Tema tersebut menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat sebagai fondasi utama pembangunan masyarakat yang produktif, berkualitas, dan berdaya saing.

Sejumlah agenda besar telah disiapkan menyongsong puncak HUT Kota Ambon, di antaranya aksi kebersihan lingkungan, pantai dan sungai, lomba kebersihan desa dan kelurahan, edukasi pengelolaan sampah, penanaman 10.000 pohon, festival budaya dan musik tradisional, pemberdayaan UMKM, olahraga masyarakat, hingga doa bersama lintas agama.

Pemkot Ambon juga akan memperkuat promosi pariwisata daerah guna menarik kunjungan wisatawan dan peserta dari berbagai wilayah di Indonesia.

Dalam sambutannya, Wali Kota mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan semangat perjuangan Pattimura sebagai energi bersama membangun Kota Ambon yang lebih maju, aman, bersih, dan harmonis.

“Momentum Hari Pattimura dan pencanangan HUT Kota Ambon ini harus menjadi penguat persatuan masyarakat. Mari bersama menjaga lingkungan, mendukung kreativitas generasi muda, serta memperkuat kebersamaan demi Ambon yang lebih baik,” tegasnya.

Bodewin juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung suksesnya Pattimura Festival 2026, mulai dari organisasi kepemudaan, komunitas seni, Balai Pelestarian Kebudayaan, Bank Indonesia, BUMN/BUMD, dunia usaha, hingga seluruh masyarakat Kota Ambon.

Dengan semangat kolaborasi dan kebersamaan, Pattimura Festival 2026 diharapkan menjadi momentum strategis untuk memperkuat identitas budaya, mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif, serta membawa Ambon semakin dikenal sebagai kota kreatif dan berbudaya di tingkat nasional maupun internasional.

JFL