Koreri.com, Sorong – Pemerintah Kota (Pemkot) Sorong mendorong pemuda-pemudi Sengkanaung yang bernaung dibawa Perkumpulan Kerukunan Keluarga Sangihe Talaud (K2SATAL) untuk memperkuat peran dan kontribusi dalam pembangunan daerah melalui kolaborasi dengan pemerintah.
Dorongan ini disampaikan Wali Kota Sorong Septinus Lobat, S.H. M.PA melalui Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Kota Sorong James Burung, S.Sos., M.M saat membuka Musyawarah I Pemuda-pemudi Sengkanaung K2SATAL di aula The Luxio Sorong, Sabtu (29/8/2026)
Dalam sambutannya Wali Kota menegaskan bahwa mengatakan keberadaan organisasi kemasyarakatan termasuk Sengkanaung K2SATAL memiliki peran penting dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan di Kota Sorong.
“Kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada organisasi kemasyarakatan dan keagamaan, khususnya K2SATAL dan Sengkanaung yang ada di Kota dan Kabupaten Sorong,” ucapnya.
James Burung mengakui bahwa, K2SATAL selama ini turut berkontribusi dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat, mulai dari pembangunan, keamanan, hingga kehidupan sosial kemasyarakatan.
Karena itu, Pemkot Sorong mengapresiasi pelaksanaan musyawarah pertama pemuda-pemudi Sangihe, Talaud, dan Sitaro di bawah naungan K2SATAL. Forum ini dinilai menjadi momentum penting untuk melanjutkan estafet kepemimpinan sekaligus memperkuat peran generasi muda dalam organisasi.
James berharap hasil musyawarah tersebut dapat melahirkan program kerja yang memberikan manfaat bagi masyarakat serta sejalan dengan visi dan misi Pemkot Sorong.
“Kami berharap hasil musyawarah ini dapat memberikan manfaat yang baik, khususnya dalam membantu program-program kerja sesuai dengan visi dan misi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sorong untuk menjadikan Kota Sorong sebagai kota yang maju, indah, aman, bersih, dan sejahtera,” ujarnya.
James mengungkapkan bahwa pemuda-pemudi Sangihe, Talaud, dan Sitaro memiliki potensi besar untuk mengambil bagian dalam pembangunan di tengah karakter Kota Sorong yang heterogen.
Untuk itu, James mengajak seluruh pemuda Sengkanaung K2SATAL membangun sinergi dengan pemerintah dan berbagai elemen masyarakat.
“Kami mengajak pemuda-pemudi untuk bersama-sama bersinergi dengan pemerintah dalam mendukung visi dan misi pembangunan, sekaligus mengambil bagian dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045,” katanya.
Sementara itu Ketua Panitia pelaksana Musyawarah Pemuda-pemudi Sengkanaung Kota Sorong, Provinsi PBD Yuliana Macpal, S.E mengaku organisasi ini sudah cukup lama mengalami kevakuman. Karena itu, forum ini menjadi momentum penting untuk melakukan revitalisasi sekaligus membangkitkan kembali semangat pemuda-pemudi Sengkanaung Sangihe Talaud.
Kegiatan ini tidak hanya ditujukan bagi pemuda-pemudi yang berada di Kota Sorong, tetapi juga menjadi langkah awal untuk membangun kebersamaan pemuda-pemudi Sangihe Talaud di seluruh wilayah Provinsi Papua Barat Daya.
“Kita memulainya dari Kota Sorong karena selain menjadi pintu masuk utama ke Papua Barat Daya, Kota Sorong juga merupakan ibu kota Provinsi Papua Barat Daya. Dari sinilah kita berharap gerakan kebangkitan pemuda-pemudi Sengkanaung dapat berkembang dan menjangkau seluruh wilayah,” ucapnya penuh harapan.
Alumni Universitas Kristen Papua (UKIP) Sorong ini mengatakan, Pemuda-pemudi Sengkanaung harus dikenal luas, pasalnya kehadiran mereka bukan sebagai pedagang, tetapi bagian dari pelaku sejarah yang telah memberikan kontribusi besar melalui penyebaran Injil, pendidikan, serta berbagai peran pembangunan di tanah Papua.
Sebagai Ketua Panitia, Yuliana Macpal berharap seluruh pemuda-pemudi yang memiliki latar belakang Sangihe dan Talaud, baik yang berada di bawah naungan organisasi K2SATAL Kota Sorong, K2SATAL ProvinsiPapua Barat Daya maupun Nusa Utara (Nustar) dapat bersatu dan membangun kebersamaan.
“Mari kita hilangkan ego dan perbedaan yang mungkin diwariskan dari generasi sebelumnya. Kita adalah pemuda-pemudi, generasi penerus bangsa, yang memiliki tanggung jawab untuk menjaga nilai-nilai sejarah, warisan leluhur, serta budaya Sangihe Talaud,” ujarnya.
Ketua Umum K2SATAL Kota Sorong, Theopilus Bolantimuhe, S.E berharap kepada pemuda-pemudi Sengkanaung agar menjadi motor penggerak yang dapat mempersatukan kerukukan keluarga Sangihe Talaud.
“Karena itu, dalam merumuskan program kerja kerja tidak bahas tentang hal-hal yang menjadi pelengkap dalam sebuah musyawarah, lebih dari itu membicarakan apa yang benar-benar dapat dicapai dan kerjakan bersama,” pesan Ketum K2SATAL.
Musyawarah Pemuda-Pemuda Sengkanaung mengusung Tema “Satu Hati Satu Tujuan” dengan Sub Tema “Melalui Musyawarah Pemuda Sengkanaung Kita Bangkit Bersatu Dalam Persaudaraan, Berkarya Nyata Mewujudkan pemuda pemudi berintegritas yang berdampak bagi masa depan” dihadiri pemerintah daerah, pengurus K2SATAL, para sesepuh Sengkanaung, orang tua pendamping, BPH Sengkanaung dan peserta.
Pembukaan Musyawarah I Pemuda-pemudi Sengkanaung K2SATAL dengan penabuhan tifa oleh Wali Kota Sorong diwakili Kadis Kominfo bersama Ketua Umum K2SATAL, Sesepuh dan ketua panitia.
KENN




























