Fokus  

Jurnalis PON XX Harus Publikasikan Berita dan Foto Berkualitas

Pemprov Pap Sarasehan PON XX
Giat Sarasehan Kerjasama antar Pemerintah dan Awak Media dalam Keselarasan Informasi yang berlangsung di Hotel Swiss Bell Jayapura, Rabu (28/4/2021)

Koreri.com, Jayapura – Pemerintah Provinsi Papua melaksanakan temu Sarasehan Kerjasama antar Pemerintah dan Awak Media dalam Keselarasan Informasi berlangsung di Hotel Swiss Bell Jayapura, Rabu (28/4/2021).

Narasumber sarasehan, Sekertaris Umum PB PON XX Papua, Elia I. Loupatty, Ketua Harian Peparnas XVI tahun 2021 Papua, Doren Wakerkwa, Asisten II Sekda Papua, DR. Muhamad Musa’ad, Dir Intelkam Polda Papua, Kombes Pol Guntur Agung, dan Sekretaris Dinas Kesehatan Provinsi Papua, dr. Arry Pongtiku.

Turut hadir, Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Ahmad Musthofa Kamal, Kapendam XVII Cenderawasih Letkol. Arm. Reza Nur Patria, Assisten Managing Editor Kompas.com, Heru Margianto, Kadis Kominfo Papua Jeri A.Yudianto serta wartawan se-Kota Jayapura.

Sekum PB PON XX Papua, Elia Loupatty, mengatakan para jurnalis atau wartawan yang akan meliput pelaksanaan PON XX Oktober 2021 mendatang harus mampu menghasilkan berita dan foto yang berkualitas untuk dipublikasikan.

Pasalnya, pemberitaan media menjadi salah satu indikator kesuksesan Provinsi Papua sebagai tuan rumah penyelenggaraan PON XX Papua.

“Terimakasih atas kerja keras dan dediaksi rekan-rekan selama ini semoga kerja keras ini terbayarkan dengan terselenggaranya PON XX 2021 dan Pepernas XVI dengan sukses dan aman,” tandasnya.

Ketua Harian Peparnas XVI tahun 2021 Papua, Doren Wakerkwa, mengatakan bahwa penyelenggaraan Paparnas 2021 ini berbeda dengan penyelenggaraan ajang yang sama di Jawa Barat lalu.

“Saya berharap para atlet penyandang disabilitas di Papua dapat berpartisipasi dalam penyelenggaraan Peparnas ini, dan saya juga berharap pelaksanaan Peparnas dapat berjalan lancar, aman, dan sukses,” kata Doren.

Dikatakan, pemerintah daerah yang ditunjuk sebagai kluster penyelenggara Peparnas ini dapat turut menyukseskan.

“Berdasarkan hasil rapat terbatas (ratas) Presiden Joko Widodo, penyelenggaraan PON dan Peparnas pada 2021 akan tetap dilaksanakan sesuai jadwal di Provinsi Papua,” ujarnya.

Sementara itu, kata Doren, persiapan penyelenggaraan Peparnas sudah mencapai 50 persen sehingga diharapkan pada waktunya semua dapat berjalan sukses.

“Kami minta para Wartawan agar even besar ini dapat diberitakan bukan hanya PON XX tapi juga Peparnas XVI karena event nasional ini satu paket di Papua,” jelasnya.

Assisten Managing Editor Kompas.com, Heru Margianto, mengatakan bahwa harus ada nilai-nilai diwujudkan di pemerintahan Papua, yaitu Gotong Royong, Intekritas, Relegius, dan Profesional karena membangun Papua butuh energi besar daripada membangun provinsi lain.

“Mudah-mudahan kita semua di berikan kemampuan dan kekuatan untuk melaksanakan tugas dan tanggung jawab kita membangun Papua untuk kemasyarakatan dan kemajuan Papua,” kata Heru.

Sekretaris Dinkes Provinsi Papua, dokter. Arry Pongtiku, mengatakan di daerah Papua ini ada 3 hal yang menjadi konsep Dinas Kesehatan dalam upaya mendukung Suksesnya PON XX di Papua yaitu penanganan Covid-19, penanganan Malaria dan Zero donping.

“Kita dari Dinkes telah menyelenggarakan Sosialisasi anti Doping ke seluruh Provinsi, Pengawasan ketat bagi para Atlet dan Tim oleh LADI yang bekerja sama dengan PB PON serta pemberian Therapeutic Use Exemptions (TUE) kepada para Atlet  oleh dokter TIM sesuai dengan indikasi terkait sejak 6 bulan sebelum pertandingan berlangsung,” jelasnya.

Dinkes Papua siap sukseskan PON XX tahun 2021 di Papua. “Dengan Semua Atlet dan Official yang datang akan di Vaksinasi dan melaksanakan Protokol kesehatan sehingga tidak akan ada klaster-klaster baru yang terjadi saat pelaksanaan PON XX 2021 berlangsung,” kata dokter Arry.

Dir Intel Polda Papua, Kombes Pol. Guntur Agung, mengatakan kegiatan ini adalah momentun sehingga kita bisa saling mengisi dan menyempurnakan serta saling memberi Informasi yang mana kala ada suatu informasi-informasi yang belum terselesaikan.

“Untuk Keamanan menjelang PON XX ini, Kepolisian bersama rekan-rekan dari TNI dan unsur Stakholder terkait lainnya, gencar melakukan upaya-upaya cipta kondisi sebelum, saat dan setelah pelaksanaan PON XX,” kata Dir Intel.

Dengan melakukan sentuhan-sentuhan dan pendekatan-pendekatan kepada tokoh-tokoh masyarakat, tokoh Agama, Tokoh Pemuda dan beberapa Tokoh berpengaruh lainnya untuk mendukung pelaksanaan penyelenggaraan PON XX di tanah Papua.

Serta beberapa langkah lainnya yaitu deteksi dini, yang mana hal ini penting sekali di lakukan karena kita menajamkan deteksi tentunya kita akan mampu memetakan persoalan-persoalan yang di perkirakan akan muncul.

“Mari kita tingkatkan kerja sama dari semua komponen Masyarakat baik itu aparatur keamanan, aparatur pemerintahan kemudian Stakholder terkait, tokoh-tokoh masyarakat, tokoh-tokoh yang berpengaruh dan seluruh lapisan Masyarakat ayo mari mendukung jaga keamanan Papua sehingga jati diri Provensi Papua itu betul-betul teejual bahwa Papua itu aman dan siap melaksanakan PON XX tahun 2021,” pungkasnya.

OZIE