Koreri.com, Ambon – Operasi SAR hari kedua terhadap satu orang nelayan asal Pulau Banda Neira, Kabupaten Maluku Tengah dilanjutkan.
Sejak pukul 08.00 Wit, pagi Tim SAR Gabungan bertolak menuju LKK dengan pembagian 2 SRU guna melaksanakan pencarian.
SRU 1 pada pukul 08.00 WIT menggunakan RIB 07 melakukan pencarian dengan jarak ± 4NM, Heading 33,28° arah Timur Laut dari LKK.
Sementara SRU 2 menggunakan longboat masyarakat melakukan pencarian dengan jarak ± 2NM, Heading 83,23° arah Timur dari LKK,” tandas Kepala Pencarian dan Pertolongan Ambon, Mustari kepada awak media di Kantor Basarnas, Minggu (8/8/2021 ).
Diketahui sebelumnya, longboat naas itu bermuatan 28 orang berangkat dari Pulau Banda pada tanggal 6 Agustus pukul 17.00 Wit, hendak menuju fishing ground di perairan Pulau Banda, Kabupaten Maluku Tengah.
Setelah selesai melakukan aktifitas memancing, pada perjalanan pulang longboat tersebut di hantam gelombang tinggi pada pukul 03.00 Wit dini hari yang mengakibatkan longboat itu tenggelam.
Dalam musibah ini, setidaknya 27 orang dilaporkan selamat dan 1 orang dinyatakan hilang.
Korban yang hilang itu diketahui atas Herson Launga, umur 48 tahun.
Unsur SAR yang terlibat dalam pencairan diantaranya, Basarnas Banda, Polsek Banda, Koramil Banda, Polairud Banda, dan Masyarakat sekitar.
Alut yang digunakan diantaranya, RIB 07 Basarnas Banda, Kapal Patroli PSDKP Napoleon 105, dan Longboat masyarakat.
JFL





























