Komisi I DPRD Maluku Minta 16 OPD Kurangi Progres Anggaran 2022

Yance Wenno 1
Wakil Ketua Komisi I DPRD Maluku Yance Wenno

Koreri.com, Ambon – Komisi I DPRD Maluku baru saja menggelar rapat dengan OPD terkait gun membahas Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS).

Dalam rapat tersebut, pihak Komisi I mempertanyakan progres atau program kerja dari OPD sampai sejauh mana untuk TA 2022.

‘Rancangannya seperti apa dibandingkan dengan anggaran kita TA 2021 apakah terjadi peningkatan atau penurunan,” terang Wakil Ketua Komisi I DPRD Maluku Yance Wenno, kepada awak media di Ambon, Senin (29/11/2021).

Dikatakannya, dalam pembahasan bersama 16 OPD, Dewan meminta progres anggaran tahun 2022 dikurangi.

“Mungkin juga ada program-program prioritas dimana karena keterbatasan anggaran sehingga tidak dapat dialokasikan pada APBD TA 2022,” ungkap Wenno.

Disamping itu, dari penjelasan 16 OPD terkait gambaranya bahwa memang terjadi penambahan anggaran.

“Tetapi juga tidak bisa dipungkiri terjadi juga pengurangan akibat pengurangan APBD secara keseluruhan dari TA 2021 sebesar 3,3 Triliun dan TA 2022 rancanganya didalam KUA dan PPAS kurang lebih 2,8 Triliun,” sambungnya.

Oleh karena itu, Wenno menegaskan jika hal itu menjadi perhatian pihaknya di Dewan. Karena anggaran untuk Maluku menjadi berkurang di tengah kondisi dan situasi yang dihadapi sekarang ini.

“Harapan kami dari Komisi I kepada mitra untuk memaksimalkan anggaran dalam belanja untuk kepentingan-kepentingan yang dianggap penting bagi kepentingan rakyat. Juga kami menghimbau supaya ada penghematan anggaran untuk belanja anggaran yang tidak terlalu penting,” pungkasnya.

JFL