Awali 2020, Kesadaran ASN Papua Masih Sangat Rendah

ASN Papua 2020
Apel gabungan di halaman kantor Gubernur Papua, Dok II, Jayapura, Senin (6/1/2020)

Koreri.com, Jayapura –  Kesadaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua dinilai masih sangat rendah.

Penilaian tersebut mengacu pada tingkat kehadiran para abdi negara mengawali aktivitas kerja pasca liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2019 – 2020.

Dilaporkan, kehadiran ASN pasca liburan Nataru hanya mencapai 3.100 dari jumlah 7.000 lebih ASN di Pemprov Papua atau tak sampai 50 persen.

Asisten II Bidang Perekonomian dan Kesejahteraan Setda Papua  DR. Muhammad Mus’sad, SE, M.Si dalam pernyataannya menyoroti hal itu.

“Jadi, masih banyak yang belum berubah. Tak tahu tunggu tahun  berapa baru ada perubahan lagi,” sorotnya ketika apel gabungan di halaman kantor Gubernur Papua, Dok  II, Jayapura, Senin (6/1/2020).

Padahal, sambung Mus’sad, ASN telah merayakan dengan suka cita meninggalkan 2019 dan memasuki tahun 2020.

“Sukacita yang pertama bagi saudara -saudara kita umat Nasrani yaitu sudah merayakan Natal. Dan suka cita yang kedua, kita sudah merayakan tahun baru. Ini adalah modal awal kita untuk lebih optimis dan lebih semangat karena kita sudah sambut dengan suka cita  sehingga tahun 2020  harusnya lebih baik dari sebelumnya,” sambungnya.

Mus’sad pun tak segan mengutip satu poin penting yang juga menjadi tekanan Tuhan bagi ciptaan-Nya.

“Tuhan mengatakan di semua Kitab Suci  yang kita pelajari bahwa bila kita hari ini tak lebih baik dari hari kemarin, hari besok tak lebih baik dari hari ini maka itu celakalah kita sebagai manusia. Kita merugi sebagai manusia kalau tak ada perubahan. Jadi, kita hanya rayakan tahun baru tapi dalam diri pribadi kita tak ada perubahan,” cetusnya.

Mus’sad pun berharap agar curahan nikmat dari Allah SWT terus dikaruniakan kepada seluruh umat ciptaan-Nya.

“Dengan begitu, di tahun 2020 ini kita bisa lebih semangat lagi dan lebih sadar lagi untuk melaksanakan tugas serta tanggungjawab khususnya dalam melakukan tiga hal pokok sebagai ASN,” rincinya.

Pertama, memberikan pelayanan kepada masyarakat.  Kedua, membangun Papua untuk maju bangkit mandiri dan sejahtera secara berkeadilan.

Ketiga, memberdayakan masyarakat untuk bisa menghidupi kehidupannya tanpa menggantungkan dirinya kepada pihak lain.

VDM