Koreri.com, Samarinda (28/11) – Sebanyak dua Satuan Setingkat Kompi atau 200 personel Satuan Brigade Mobil (Brimob) asal Kepolisian Daerah Kalimantan Timur diberangkatkan ke Papua dalam rangka memperkuat pengamanan PT. Freeport Indonesia.
Acara apel pelepasan personel Brimob itu dipimpin langsung oleh Wakil Kepala Polda Kaltim, Brigadir Jenderal Pol M. Naufal Yahya di Markas Komando Satbrimob Polda Kaltim di Balikpapan, Selasa.
Personel Brimob setingkat dua SSK itu diberangkatkan melalui Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman, Sepinggan, Balikpapan, dengan menggunakan pesawat sewaan dan dipimpin Kaden Penugasan Komisaris Pol Indra Wahyu Madjid.
Dalam upacara pelepasan tersebut, Brigjen Naufal Yahya mengatakan bahwa kondisi wilayah Papua, khususnya Kabupaten Mimika, sangat sulit diprediksi, karena gangguan keamanan yang timbul dari aksi kelompok bersenjata mulai meningkat, termasuk penanganan huru-hara akibat ketidakpuasaan terhadap kebijakan PT. Freeport Indonesia.
“Ibu Pertiwi memanggil kita untuk tugas yang mulia ini, jawablah tugas ini dengan penuh tanggung jawab. Tunjukkan bahwa Brimob memang yang terbaik dan penuh dedikasi, disiplin, loyal serta dapat diandalkan untuk menyelesaikan semua permasalahan yang dihadapi,” katanya.
Naufal juga meminta agar seluruh personel yang akan bertugas di Papua agar selalu menjaga kekompakan dan kerja sama dan menjaga hubungan baik dengan instansi lain.
Komandan Satuan Brimob Polda Kaltim, Kombes Pol Mulyadi juga meminta agar seluruh personel yang bertugas di Papua tetap waspada dan melaksanakan tugas sesuai dengan standar operasional prosedur.
“Selalu waspada, jangan pernah menyepelekan gangguan sekecil apapun. Saya mengingatkan bahwa ada beberapa aspek georgrafis, kultur dan yuridis di Papua yang berbeda dengan Kaltim. Pegang teguh prinsip Brimob yakni sekali melangkah pantang menyerah, sekali tampil harus berhasil, jiwa ragaku demi kemanusiaan,” tegasnya.
MP-RR































