Polsek Abepura Amankan 2 Pembuang Bayi di Jalan Baru

Bayi di buang JPR

Koreri.com, Jayapura – Anggota Reskrim Polsek Abepura berhasil mengamankan 2 orang pelaku pembuang bayi berjenis kelamin perempuan di lokasi jalan baru tembus kantor Otonom Kotaraja, Kota Jayapura, Selasa (28/1/2020).

Proses penangkapan itu dipimpin Kanit Reskrim Polsek Abepura Iptu. Jetny L. Sohilait, SH mendasari Laporan Polisi Nomor: LP/134/I/2020/Papua /Res. Jpr Kota/Sek. Abepura tanggal 28 Januari 2020 tentang penemuan bayi.

Kronologis penangkapan berawal saat  Polsek Abepura pada pagi harinya menerima laporan tentang adanya penemuan bayi berjenis kelamin perempuan di kawasan Jln. Baru Tembus Kantor Otonom Kotaraja.

Pukul 10.30 Wit, anggota Reskrim Polsek Abepura dipimpin Kanit Iptu Jetny L. Sohilait, SH bergerak melakukan pencarian terhadap pelaku yang membuang bayi dengan mendatangi RS dan Puskesmas di wilayah hukum Polsek Abepura.

Pukul 13.30 Wit, tim mendatangi RS Abepura dan mengecek daftar pasien.

Tim kemudian menemukan adanya 1 orang pasien berjenis kelamin perempuan atas nama Laura Lufiana Dewi Luswandi (19), warga Jln. Baru Pasar Youtefa Depan SMK Negeri 5 Distrik Abepura di ruang bersalin RS. Abepura dalam keadaan sedang mengalami pendarahan setelah melahirkan di rumah, namun bayi dari pasien tersebut tidak di bawa ke RS. Abepura.

Kemudian tim menuju ke ruang bersalin lalu mendapati pelaku atas nama Muhammad Fauzan (21), warga Perumnas I dalam No. 33 Kelurahan Waena, Distrik Heram yang sedang menunggu di depan ruang bersalin. Sementara pelaku Laura yang sedang di rawat dalam kondisi masih lemas.

Tim langsung mengamankan dan membawa pelaku Muhammad ke Polsek Abepura untuk dimintai keterangan.

Saat dimintai keterangan, pelaku mengakui perbuatannya bersama – sama dengan pelaku Laura Lufiana telah membuang bayi berjenis kelamin perempuan di Jln. Baru Tembus Kantor Otonom, Selasa (28/1/ 2020) sekitar pukul 05.30 Wit.

Pelaku juga mengakui bahwa dirinya dan pelaku Laura membuang bayinya karena tidak sanggup untuk membiayai serta pelaku Laura belum siap untuk menikah.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. AM Kamal, SH menjelaskan bayi yang ditemukan sementara masih di rawat di RS. Bhayangkara Kotaraja.

“Bayinya masih dalam keadaan hidup namun masih perlu mendapat perawatan medis karena dehidrasi,” terangnya.

Sementara, pelaku Laura Lufiana Dewi Luswandi masih menjalani perawatan di ruang bersalin RS. Abepura karena pendarahan.

VDM