Koreri.com, Jayapura – Kapolda Irjen Pol. Paulus Waterpauw bersama tim The Spirit of Papua (TSoP) melaksanakan bakti sosial dan pencanangan pohon sagu di kampung Yoboi, Kabupaten Jayapura, Sabtu (18/7/2020).
“Jadi, kami lihat kampung Yoboi ini sangat enerjik dan inisiatif memiliki karya yang baik sehingga kami hadir memberikan dukungan dengan menanam kembali sagu yang sudah di panen masyarakat,” jelasnya.
Menurut Kapolda, pencanangan pohon sagu seluas 17 ribu hektar hingga perbatasan kampung akan menjadi salah satu destinasi wisata alam.
“Tadi saya sarankan mereka memberdayakan kampung ini, artinya otonomi khusus kita harus dorong agar otonomi kampung dapat diberdayakan. Sehingga masyarakat merasa menjadi tuan di kampung sendiri,” cetusnya usai tanam bibit pohon sagu bersama Staf Ahli Kantor Kepresidenan, Laus Rumayom.
Lanjut Kapolda, kehadirannya bersama rombongan di tengah kampung dan duduk bersama masyarakat untuk melihat suasana kampung juga menghormati tradisi adat budaya mereka.
“Warga pasti suka, mereka tidak ungkapkan itu tapi suatu saat pasti cerita bahwa ada pimpinan yang hadir di kampung kita,” ujarnya.
Selain pencanangan pohon sagu, Kapolda bersama tim The Spirit of Papua melakukan pembersihan lingkungan sekitar kampung Yoboi yang kini mulai dikenal sebagai kampung wisata.
“Kami mencoba mendorong dengan semangat bersama dan masyarakat diimbau agar jaga kebersihan. Kalau bersih itu pasti indah dan keindahan itu akan dicari semua orang,” bebernya.
Kapolda juga berpesan agar masyarakat selalu membangun konektivitas dengan semua pihak demi pembangunan di kampung Yoboi yang lebih baik.
“Saya pikir masyarakat sudah paham potensi alam sekaligus dapat memanfaatkan itu dengan baik, tetap hidup berdampingan secara damai dan baik, bangun sinergitas mulai pemerintah kampung, distrik, kabupaten, Provinsi termasuk para pihak yang punya peduli terhadap masyarakat kampung ini,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Kampung Yoboi, Sefanya Wali, giat pencanangan pohon sagu ini sesuai dengan program pemerintah kampung, dan kedepannya juga akan dikembangkan wisata bahari dan wisata hutan sagu.
“Ya, kami akan kembangkan sekitar 40 hektar akan dibuka melalui program pengembangan kampung Yoboi,” sambungnya.
Menurut Sefanya, pengembangan wisata bahari danau Sentani dan wisata hutan sagu mendapat dukungan dari instansi terkait di Kabupaten Jayapura.
“Tentu kami sudah koordinasi dengan 5 kepala dinas di Kabupaten Jayapura dan mereka mendukung program pengembangan wisata bahari dan wisata hutan sagu,” katanya.
Sefanya memastikan seluruh grand design sudah disiapkan untuk diserahkan ke Dinas Pariwisata Kabupaten Jayapura.
VER






























