Koreri.com, Manokwari- Dua penumpang pesawat Batik Air dengan nomor penerbangan ID 6150 dari Bandara DEO Sorong tujuan Bandara Rendani terdeteksi positif Corona Virus Disease 2019 (COVID-19)
Terdeteksinya dua penumpang ini berkat monitoring Satgas Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) dalam Operasi Ketupat Mansinam 2021 di pintu masuk dan keluar Bandara Rendani Manokwari, Selasa (18/5/2021).
Tim yang dipimpin Kasubagsatgas Shift 1 KRYD Ops Ketupat Mansinam IPDA. Andrew Alexander N., S.Tr.K melaksanakan pengamanan di pintu keberangkatan penumpang dan kedatangan guna melakukan monitoring pelaksanaan rapid tes antigen kepada penumpang yang baru tiba serta memberikan imbauan untuk mematuhi protokol kesehatan.
Dari hasil kegiatan monitoring kedatangan pertama yakni pesawat Batik Air dengan nomor penerbangan ID 6150 dari Bandara DEO Sorong dengan jumlah penumpang 162 orang. Kemudian dilaksanakan tes rapid antigen hingga didapatkan hasil negatif sebanyak 160 orang dan positif sebanyak 2 orang.
Selanjutnya petugas kesehatan karantina bandara Rendani membawa 2 penumpang positif dari Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas III menuju Rumah Sakit Provinsi Papua Barat guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Disusul pesawat Lion Air dengan nomor penerbangan JT 784 dari bandara Sultan Hasanudin Makasar tiba di Manokwari membawa 86 penumpang dan setelah dirapid antigen oleh petugas kesehatan seluruhnya mendapatkan hasil negatif.
Juga datang dari Sultan Hasanudin Makasar pesawat Sriwijaya dengan nomor penerbangan SJ 570 membawa 107 penumpang dengan hasil tes rapid antigen semuanya negatif.
Mengenai keberangkatan penumpang dari bandara Rendani Manokwari menuju tempat tujuan seluruh penumpang tidak ada yang terpapar virus Covid-19.
Kasubagsatgas Shift 1 KRYD Ops Ketupat Mansinam Polda Papua Barat IPDA Andrew Alexander N., S.Tr.K melalui siaran persnya menyampaikan, bahwa kegiatan monitoring ini guna melaksanakan pengawasan terhadap pemeriksaan rapid antigen bagi penumpang yang baru tiba dan ingin berangkat di bandara Rendani sehingga penumpang pesawat yang terpapar virus Covid-19 dapat terdeteksi untuk selanjutnya ditindaklanjuti oleh tim kesehatan.
“Personil gabungan KRYD Ops Ketupat Mansinam hari ini melaksanakan monitorang kedatangan dan keberangkatan penumpang di Manokwari via jalur udara pasca lebaran, hal ini dikandung maksud untuk mendeteksi penumpang yang terpapar virus Covid -19 selain itu tentu tujuannya untuk mengurangi penyebaran virus Covid-19 di wilayah Manokwari,” sambungnya.
IPDA Andrew juga mengimbau kepada masyarakat untuk tetap taat mematuhi protokol kesehatan seperti memakai masker, menjaga jarak, rajin mencuci tangan dan menghindari kerumunan.
“Mari kita bersama putus rantai penyebaran Covid-19 dengan mematuhi prokes yang ada,” pungkasnya.
KENN



















