Koreri.com, Jayapura – Bertempat di lapangan SPN Polda Papua, Kapolda Irjen Pol Mathius D. Fakhiri. S.I.K. memimpin upacara penutupan Pendidikan Pembentukan Bintara Polri TA 2020 – 2021.
Turut hadir, Wakapolda Papua Barat Brigjen Pol. Patrige R.Renwarin SH. M.Si., Danlanud Silas Papare Marsma TNI. Dr. Budi Achmadi, M.Sc., Kepala BNNP Papua Brigjen Pol. Robinson D. P. Siregar, S.H., S.I.K., Pamen Ahli Bidang Sishaneg Pangdam XVII/Cenderawasih Kolonel Inf. M. Asmi, Asisten I Bidang Pemerintahan Umum Setda Kabupaten Jayapura Abdul Rahman Basri, S.Sos, M.KP., para PJU Polda Papua.
Total Bintara remaja yang dilantik sebanyak 601 orang terdiri dari 301 personel Polda Papua dan 300 personel Polda Papua Barat.
Kapolri dalam sambutannya, mengakui upacara yang diselenggarakan ini merupakan momentum penting, dalam menandai berakhirnya seluruh rangkaian kegiatan pendidikan pembentukan Bintara Polri tahun anggaran 2020/2021, selama 7 bulan di Sepolwan Lemdiklat Polri dan di 31 SPN Polda.
“Saya selaku pimpinan Polri, mengucapkan selamat kepada para Bintara Remaja Polri yang telah berhasil menyelesaikan pendidikan pembentukan Bintara Polri tahun anggaran 2020/2021, yang pada hari ini secara resmi dilantik menjadi anggota Polri dengan menyandang pangkat Brigadir Polisi Dua,” ucapnya.
Dengan berakhirnya program pendidikan ini, maka Polri telah berhasil menambah personel golongan pangkat Bintara sebanyak 11.198 orang terdiri atas 10.638 Polisi laki-laki dan 560 Polisi Wanita.
Hal ini tentunya menjadi suatu kekuatan strategis untuk menunjang pelaksanaan tugas Polri agar lebih optimal.
Melalui penambahan jumlah personel ini, diharapkan penyebaran pelayanan publik semakin luas, dan kehadiran polisi di tengah lingkungan sosial akan semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Sehingga apa yang rekan-rekan capai pada hari ini bukanlah akhir dari perjuangan, melainkan awal pengabdian nyata sebagai Insan Bhayangkara,” cetusnya.
Oleh karena itu, tegas Kapolri, bulatkan tekad dan semangat serta motivasi diri tanpa henti untuk senantiasa memberikan Dharma Bakti terbaik kepada Institusi Polri, masyarakat, Bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia tercinta.
“Karena saudara merupakan garda terdepan pelaksanaan tugas Polri di lapangan yang akan berinteraksi dan bersentuhan langsung dengan masyarakat. Kehadiran saudara akan menjadi cerminan layanan Polri secara keseluruhan,” tandasnya.
Kapolri berharap para bintara baru ini mampu merubah wajah Polri agar bisa memenuhi harapan masyarakat.
Dalam hal ini, Polri yang memenuhi harapan dengan berorientasi kepada kepentingan masyarakat, berbasis pada hukum yang berkeadilan, menghormati hak asasi manusia serta mengawal proses demokrasi.
“Untuk itu, saya ingin menyampaikan arahan untuk dipedomani dan dilaksanakan oleh para Bintara Remaja Polri sekalian yakni tingkatkan selalu keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, Pegang teguh dan amalkan nilai-nilai Tribrata dan Catur Prasetya, sebagai pedoman hidup dan pedoman kerja dalam setiap langkah pengabdian sebagai insan Bhayangkara,” urainya.
Kemudian, pahami dan laksanakan tugas dengan sungguh-sungguh dan penuh keikhlasan serta selalu mengimplementasikan setiap pengetahuan, keterampilan dan kemampuan yang telah diperoleh selama mengikuti pendidikan.
“Tegakan supremasi hukum serta hindari perbuatan yang dapat merugikan diri sendiri dan keluarga serta segala hal yang dapat merusak citra baik institusi Polri. Serta jalin persaudaraan dengan rekan-rekan TNI, Pemerintah daerah, serta seluruh komponen bangsa lainnya guna memelihara stabilitas kamtibmas yang kondusif,” pungkasnya.
Upacara selesai, kemudian dilanjutkan dengan Peragaan-peragaan yang ditampilkan oleh para Bintara Remaja yang telah dilantik.
VER































