Kasus Positif COVID-19 Mengancam di Papua Barat, Prokes Bandara dan Pelabuhan Diperketat

IMG 20210629 WA0004
Kapolda Papua Barat dan Pangdam XVIII/ Kasuari tinjau Bandara Rendani dan Pelabuhan Manokwari, Selasa (29/6/2021).(Foto : Humas Polda PB)

Koreri.com,Manokwari– Kasus positif corona virus disease 2019 semakin mengancam di Papua Barat dengan bertambahnya angka pasien terkonfirmasi positif corona.

Update data satgas penanganan COVID-19 Provinsi Papua Barat Selasa 29 Juni 2021 ada penambahan 137 orang positif terpapar corona masing-masing Manokwari 48, Teluk Bintuni 35, Fakfak 19, Kota Sorong 15, Teluk Wondama 14, Kaimana 5 dan Manokwari Selatan 1 orang sehingg totalnya 10.577 orang.

Sedangkan pasien yang sembuh dari COVID-19 sebanyak 38 orang dari Kabupaten Fakfak 23, Manokwari 11 dan Kota Sorong 4 dengan total keseluruhan angka sembuh 9.414 orang.

Meningkatnya kasus positif corona membuat Gubernur Papua Barat Drs Dominggus Mandacan, Kapolda Irjen Pol. Dr. Tornagogo Sihombing, S.I.K.,M.Si bersama Pangdam XVIII Kasuari,  Kepala Dinas Kesehatan Otto Parorongan meninjau langsung kegiatan penumpang pesawat udara di bandara rendani dan pelabuhan manokwari, Selasa (29/6/2021).

Peninjauan tersebut guna mengecek pendisiplinan masyarakat terhadap pengguna jasa dalam kepatuhan protokol kesehatan (prokes), seperti, masker, menjaga jarak dan mencuci tangan.

Turut hadir pada kegiatan tersebut Kepala Bandara Rendani Manokwari, Karoops Polda Papua Barat, Asops Kodam XVIII Kasuari, Dansat Brimob Polda Papua Barat, Kabiddokkes Polda Papua Barat, Kepala KKP Papua Barat, Dandim 1801 Manokwari, Wakapolres Manokwari, Kapolsek Bandara Manokwari,  Kapolsek KP3 Laut Manokwari.

Kabid Humas Polda Papua Barat Kombes Pol. Adam Erwindi, S.I.K, M.H mengatakan dalam kunjungannya tersebut bapak Kapolda ingin memastikan apakah penerapan protokol kesehatan sudah dijalankan atau belum.

“Pada kesempatan tersebut bapak Kapolda mengecek pelaksanaan Operasi Yustisi ini bertujuan untuk penerapan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan sebagai upaya pencegahan dan pengendalian virus Covid-19,” terang Adam.

Kegiatan itu dilakukan dalam rangka memutus mata rantai penyebaran covid-19 terhadap pengguna jasa agar selalu melaksanakan 3M yakni memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan untuk mencegah penyebaran Covid-19.

“Untuk memastikan masyarakat yang ada mengikuti protokol kesehatan, setiap masyarakat yang bergerombol selalu kita cek, kita berikan peneguran, kemudian jika ditemukan tidak memakai masker, diberikan teguran untuk mengingatkan daripada masyarakat agar mereka selalu ingat menggunakan masker,” ungkap Adam.

Kabid Humas juga mengimbau kepada masyarakat agar tetap disiplin mematuhi protokol kesehatan untuk menekan laju penyebaran covid-19

“Mari kita jaga kesehatan kita dengan patuhi protokol kesehatan, memakai masker, menjaga jarak, rajin mencuci tangan serta menghindari kerumunan.
Mari kita tekan angka penyebaran covid – 19 di papua barat” imbau Kabid Humas.

KENN