160 Tim Futsal Rebut Piala Bergilir DPD KNPI Papua

WhatsApp Image 2021 08 04 at 08.43.473
Pose pengurus MPI dan DPD KNPI Papua bersama perwakilan tim futsal turnamen DPD KNPI Papua dilapangan futsal kantor otonom kotaraja, Kota Jayapura, Selasa (3/8/2021) / Foto: Seo Balubun

Koreri.com, Jayapura – Dewan Pimpinan Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia Provinsi Papua menggelar turnamen futsal putra dan putri dalam rangka memeriahkan HUT KNPI ke-48 tahun 2021 di Kota Jayapura.

Tema turnamen futsal DPD KNPI Papua “Satukan Pemuda Sukseskan PON XX Papua 2021” bertujuan mempererat tali silaturahmi serta ajang satukan pemuda sesama anak bangsa dari Sabang sampai merauke.

Pembukaan turnamen futsal ditandai dengan tendangan bola ke gawang oleh Ketua MPI DPD KNPI Papua, Yunus Wonda, dan Ketua DPD KNPI Papua, Alberto Gonzales Wanimbo dilapangan futsal kantor Otonom Kotaraja, Kota Jayapura, Selasa (3/8/2021).

Turnamen futsal KNPI mempertandingkan 160 tim yang terdiri dari 120 tim putra dan 40 tim putri merebut piala bergilir DPD KNPI Papua dengan uang pembinaan 77 juta rupiah.

Ketua MPI DPD KNPI Papua, Yunus Wonda, mengatakan hanya olahraga yang menyatukan semua perbedaan dikalangan anak muda pada kehidupan berbangsa diatas tanah Papua.

Apalagi ada stigma orang pantai dan gunung akan berdampak buruk sehingga hal itu harus dihilangkan karena akan terjadi pemisah antara orang Papua.

“Kami harus kubur imets yang terus beredar hari ini di media sosial bahwa anak pegunungan, dari pesisir, dari pantai dari lembah dan pendatang itu harus kita kubur, tidak boleh ada itu karena itu akan membuat sekat-sekat bagi orang Papua sendiri,” kata Yunus Wonda.

WhatsApp Image 2021 08 04 at 08.43.472
Ketua DPD KNPI Papua, Alberto Gonzales Wanimbo, tendang bola perdana ke gawang tandai pembukaan turnamen futsal DPD KNPI Papua dilapangan futsal kantor otonom kotaraja, Kota Jayapura, Selasa (3/8/2021) / Foto: Seo Balubun

Menurut Wonda ada sejumlah orang yang tidak suka kalau orang Papua bersatu sehingga menciptakan isu-isu yang ingin memecahkan belah. “Karena ada orang-orang yang tidak suka orang Papua itu bersatu sehingga mereka buang isu-isu itu masuk untuk pecahkan orang Papua,” ujarnya.

Dia pun meminta kepada sejumlah para anak muda yang akan ikut turnamen futsal KNPI agar jangan menciptakan perbedaan diantara anak Papua. “Cukup perbedaan itu terjadi di sena-sena Politik,” kata Yunus.

Dikatakan, tanah Papua milik semua suku sehingga harus bersama-sama membangunnya. “Papua ini milik kita semua. Kita harus bersatu membangun Papua ini,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua DPD KNPI Papua, Albertho Gonzalez Wanimbo (AGW) mengatakan selain tetap menjaga sportivitas, ajang futsal akan terus digalakkan menjadi Iven tahunan KNPI.

“Kedepannya acara-acara ivent seperti begini harus kita galakan terus dalam momentum HUT KNPI dan dalam rangka HUT NKRI di tanah Papua,” ujarnya.

Bukan hanya futsal saja yang akan diperlombakan KNPI di tahun depan namun AGW menyampaikan ada beberapa cabang olahraga lainnya pun yang akan diperlombakan.

“Berikut kita bisa membuat Iven-iven yang lebih besar bisa 10 sampai 20 Cabor yang akan pertandingkan di tahun depan,” imbuhnya.

Sementara itu ketua panitia Turnamen Futsal, Moris Marcellino Marini mengatakan tujuan mengadakan turnamen ini ialah menggali potensi dikalangan pemuda dan pemudi.

“Juga mempererat persatuan dan kesatuan anak bangsa dari Sabang sampai merauke agar tetap rukun dan damai, serta ikut berpartisipasi membangun bangsa Indonesia terlebih terkhusus membangun tanah Papua,” ujarnya.

Walaupun ditengah pandemi, Marcellino menyampaikan turnamen futsal KNPI tetap berjalan dengan mengedepankan protokol kesehatan.

“Walau ditengah situasi pandemi, KNPI tetap berinovasi menetapkan kegiatan-kegiatan Olaraga, sehingga turnamen futsal bisa diselenggarakan DPD KNPI Papua,” tandasnya.

SEO