Walikota Sorong Gunakan Alat Negara Hambat Program Nasional

WhatsApp Image 2021 08 21 at 15.21.50
Ketua DPW Partai NasDem Provinsi Papua Barat Drs Dominggus Mandacan,M.Si dan Walikota Sorong Drs Ec Lamberthus Jitmau,M.M.(Foto : KENN)

Ketua DPW Papua Barat Drs Dominggus Mandacan,M.Si menegaskan bahwa pihaknya sudah menyurati satgas COVID-19 Kota Sorong sejak tanggal 18 Agustus 2021 lalu tapi tidak ada jawaban.

“Jadi kami surati Satgas Provinsi Papua Barat dan sudah mendapat izin tertulisnya, kami sangat sayangkan ada penolakan dari Pemerintah Kota Sorong yang tidak mendukung program pemerintah untuk target vaksinasi, apalagi capaian vaksinasi Papua Barat ini masih rendah,” ucap Dominggus Mandacan dalam siara persnya.

Lebih lanjut dikatakan Mandacan bahwa pemkot Sorong mendukung program pemerintah untuk memerangi pandemi COVID-19. Terlebih vaksinasi ini adalah program prioritas di masa pandemi dan menjadi tanggung jawab semua pihak termasuk partai politik.

WhatsApp Image 2021 08 21 at 15.04.58
Kasatpol PP Kota Sorong Daniel Jitmau adu argumen dengan Ketua DPW Partai NasDem Papua Barat Drs Dominggus Mandacan,M.Si dengan tujuan bubarkan pelaksanaan Vaksinasi COVID-19 di Terminal Remu, Kota Sorong, Papua Barat, Sabtu (21/8/2021).(Foto : KENN)

Gubernur Papua Barat ini menegaskan bahwa kegiatan vaksinasi tetap berjalan tidak boleh ada yang melarang pelaksanaan program pemerintah dalam rangka memutus mata rantai penyebaran COVID-19 di Provinsi Papua Barat.

Sedangkan Walikota Sorong Drs Ec Lamberthus Jitmau,M.M saat menggelar konfrensi persnya menepis bahwa pihaknya bukan menolak tetapi hanya kekuatiran semakin banyak orang berkumpul penyebaran virus corona itu semakin banyak.

“Karena Kota Sorong ini daerah tingkat dua yang penyebaran virus corona semakin meningkat di Provinsi Papua Barat, itu saja yang kami pikir tapi kalau menolak tidak, sesungguhnya tidak tidak tidak,” ucap Lamberthus Jitmau dalam keterangan persnya.