Senator MSR Minta Polri Tindak Ormas Yang Lakukan Anarkis Terhadap Mahasiswa Papua

Sanusi Rahaningmas
Senator Papua Barat M. Sanusi Rahaningmas, S.Sos., M.M,Sip

Koreri.com, Manokwari– Kejadian menimpa sekelompok mahasiswa asal Papua yang ingin melakukan orasi damai di Makassar tapi dicegah oleh ormas dan berujung pada pemukulan terhadap mahasiswa asal Papua disesalkan Senator Papua Barat M. Sanusi Rahaningmas, S.Sos., M.M,Sip.

Kepada awak media, Rabu (27/10/2021) M. Sanusi Rahaningmas menegaskan bahwa ormas tidak berhak melakukan hal semacam itu sebab ada aparat dan ada aturan yang menjamin terkait kebebasan berpendapat di depan umum.

“Jadi kalau hal yang dilakukan oleh kelompok ormas itu menyalahi dan bertentangan dengan aturan, bahkan itu bisa menimbulkan tindakan-tindakan yang bisa profokatif oleh sebab itu saya minta kepada Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit untuk memerintahkan Kapolda Sulawesi Selatan agar secepatnya memproses hukum kelompok yang mengatasnamakan ormas tersebut dan memberikan sanksi tegas kepada aparat yang mengawal pendemo karena terkesan melakukan pembiaran terhadap kelompok ormas tersebut,” tegas Sanusi Rahaningmas dalam siaran persnya yang diterima media ini Rabu (27/10/2021) sore.

Anggota DPD RI Dapil Papua Barat itu meminta kepada semua pihak dimana saja berada agar tidak melakukan hal yang sama kepada para mahasiswa asal Papua saat melakukan aksi-aksi damai sepanjang diatur dalam undang-undang dan aturan yang berlaku di republik ini.

“Karena apa yang kalian lakukan tidak pernah berfikir terhadap masyarakat yang ada di Papua Barat maupun Papua secara umum dan tidak pernah berpikir resiko yang akan muncul begitu. Oleh sebab itu, lakukanlah keadilan yang merata bagi semua orang termasuk mahasiswa papua di Makassar itu,” ujarnya.

Mantan Anggota DPR Papua Barat tiga periode ini mengatakan, dikhawatirkan jika aparat kepolisian tidak mengambil langkah hukum dengan cepat maka dapat akan menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan di daerah papua.

Senator Papua Barat yang sering disapa MSR Batik Merah ini berharap agar kejadian ambil tindakan sendiri seperti itu jangan lagi terjadi dan harus berpikir resiko yang akan terjadi nantinya.

KENN