Koreri.com,Manokwari– Kepolisian Daerah Papua Barat (Polda PB) merelease nama daftar pencarian orang (DPO) penyerangan oleh kelompok pelaku terhadap lima prajurit TNI-AD di Distrik Aifat Timur, Kabupaten Maybrat, Papua Barat, (20/1/2022) lalu.
Kabid Humas Polda Papua Barat Kombes Pol Adam Erwindi,S.I.K.,M.H dalam keterangan persnya mengatakan ada 11 nama daftar pencarian orang yang melakukan Serangan yang mengakibatkan empat prajurit TNI AD Yon Zipur 20/PPA menjadi korban, sementara satu prajurit atas nama Prada Miskel Rumbiak Meninggal dunia.
Sebelas nama tersebut yakni, Arnoldus Jansen kocu Wamen, Manuel Aimau, Chusme Aitief, Sepnat Fatem, Zakarias Kamat, Rendy Fatem, Hamelus Assem, Vincen Frabuku, Thomas Assem, dan Libertys Assem.
Mereka ini semua adalah militan Komite Nasional Papua Barat (KNPB) yang diduga terlibat dalam kasus penyerangan pos koramil Kisor dan tindakan kekerasan lainnya di Kabupaten Maybrat
“Jika dilihat dari 11 DPO ini kasus , sebagian merupakan DPO di kasus penyerangan Pos Ramil Kisor. Dari hasil olah TKP ditemukan 13 butir selongsong peluru kaliber 5,56 sementara untuk jumlah senjata yang digunakan masih dalam proses pengembangan,” kata Adam Erwindi saat tatap muka bersama wartawan, Kamis (24/2/2022) di Manokwari.
Adam berharap, kepada masyarakat bila menemukan atau melihat para pelaku bisa melaporkan ke call center Polri di nomor 110 atau pun aparat terdekat, agar selanjutnya dapat diproses.
Dia minta kepada masyarakat untuk tidak melindung para tersangka, karena ada ancaman pasal sehingga diharapkan kerjasama yang baik.
KENN































