Koreri.com, Manokwari – Kelompok balapan liar sepertinya tidak bisa berkutik lagi, pasalnya Satlantas Polres Manokwari mempersempit ruang gerak mereka dengan melakukan patroli rutin setiap malam minggu.
Kegiatan Patroli Cepat Balapan Liar (PACE BALI) dipimpin langsung Kasat Lantas IPTU Subhan Ohoimas, S.H. kembali digelar di keliling Kota Manokwari, Sabtu (26/2/2022).
Patroli cepat ini melibatkan semua satuan dan instansi terkait baik TNI-Polri, pemerintah dan juga unsur masyarakat dan pemuda.
Kapolres Manokwari AKBP Parasian Herman Gultom, S.I.K melalui Kasat Lantas IPTU Subhan Ohoimas,S.H. mengatakan, sasaran kegiatan ini dikhususkan untuk mencegah balapan liar.
Petugas gabungan melaksanakan patroli dengan menyasar lokasi yang biasa digunakan untuk aktifitas balapan liar, kemudian menghimbau kepada bengkel sepeda motor yang dilalui agar tidak melakukan aktifitas mendukung giat balapan liar.
Jika ditemukan kumpulan komunitas sepeda motor yang di sinyalir akan melaksanakan kegiatan balapan liar maka langsung dibubarkan dan melakukan pemeriksaan kendaraan bermotor yang menggunakan knalpot racing.
Hasil yang dicapai dari giat PACE BALI ini diataranya, 27 pengendara kendaraan bermotor yang menggunakan knalpot racing terjaring dalam operasi ini.
Memberikan teguran kepada sebanyak 20 pelanggar yang tidak menggunakan helm penumpang, selain itu terguran kepada 1 pengendara anak di bawah umur dengan cara memanggil orang tua untuk diberikan edukasi terkait pelanggaran lalu lintas yang dilakukan anaknya.
Kemudian tim PACE BALI berhasil membubarkan 3 kelompok anak muda yang berkumpul di sepanjang jalan Trikora Wosi.
Kasat Lantas IPTU Subhan Ohoimas menuturkan, balapan liar di jalan umum adalah aktifitas yang sangat berbahaya baik kepada pengendara sendiri maupun terhadap pengguna jalan lain.
Diharapkan kepada setiap pengendara sepeda motor agar betul-betul tidak mempertaruhkan sebuah gaya tapi lebih menyalurkan hobi balapan tersebut pada arena yang telah disediakan secara resmi.
“Kerja sama dari semua pihak terutama peran serta keluarga untuk mengingatkan anaknya tidak bergabung dalam aktifitas balapan liar di jalan sangat diharapkan, dan bahwa tanggung jawab untuk menjadikan jalan raya sebagai ruang yang aman buat semua orang baru bisa diwujudkan bila semua yang menggunakan fasilitas tersebut mau menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas,” ujarnya.
Subhan juga mengharapkan agar pengguna sepeda motor tidak menggunakan knalpot racing atau brong karena selain merupakan pelanggaran lalu lintas, hal itu juga sangat mengganggu masyarakat lain.
KENN































