Koreri.com, Ambon – Keluarga Besar DPW Amkay Provinsi Maluku menggelar acara Halal Bi Halal 1 Syawal 1443 H.
Acara yang berjalan dengan penuh khidmat itu berlangsung di gedung aula Makorem 151 Binaya Batu Gaja Ambon, Rabu (18/5/2022).
Ketua Panita Halal Bihalal Pdt. Thomi Jamlean mengatakan, puncak dari Halal Bihalal ini adalah bagaimana sebagai keluarga dan orang bersaudara bisa berkumpul untuk saling bersilahturahmi satu sama yang lain.
Menurutnya, hal ini dilakukan karena banyak yang mudik, sehingga tidak sempat berkunjung ke tempat tinggal meraka.
“Tetapi pada intinya adalah kami melaksanakan halal bihalal ini untuk membangun silaturahmi dan menunjukan bahwa kami masyarakat Kei punya teloransi yang sangat tinggi dan itu sudah terbangun sejak leluhur-leluhur kami dulu,” tutur Pdt Thomi.
Ditegaskannya, sebagai anak cucu yang ada di pulau Kei sendiri, dan secara khusus dikota Ambon, pihaknya terus menekankan bagaimana hidup toleransi itu hingga menjadi contoh bagi mereka.
“Bahwa hidup toleransi itu sangat penting,” tegas Pdt Thomi.
Disampaikan pula, Persekutuan DPW Amkay Provinsi Maluku ini sudah berjalan sekitar 1 tahun lebih dan lebih berfokus kepada kegiatan-kegiatan sosial kemasyarakatan.
Pdt Thomi menambahkan pula sebagai mitra pemerintah, yang pertama DPW Amkay Maluku lakukan adalah mewujudkan program-program Pemerintah provinsi maupun kota/kabupaten. Bahkan Amkay juga turut bertanggungjawab dalam keamanan dan ketertiban.
“Ketika orang Kei itu berkumpul tidak dilihat dari segi kekerasan, tetapi muncul dengan kegiatan sosial kemasyarakatan seperti membangun masjid, gereja bahkan juga membangun tempat-tempat pendidikan seperti sekolah dan lain sebagainya,” sambungnya.
Bahkan, lanjut Pdt. Thomi, Amkay juga mengambil bagian dalam memberikan bantuan sosial kepada basudara di Kariu.
“Kami tidak punya dana tapi kami turun langsung di jalan untuk meminta bantuan kepada masyarakat yang berada di jalan,” cetusnya.
Termasuk acara Halal Bihalal ini juga tidak mendapatkan dana dari siapa-siapa.
“Kami mengutamakan budaya dan kekeluargaan yang disebut Maren,” tandasnya.

Kegiatan ini mengambil tema “Lewat Halal Bihalal ini Kami Membangun Silaturahmi”.
Sub tema :”Lewat Halal Bi Halal Ini Kami Membangun Hidup Kekeluargaan Sebagai Ain in Ain.”
“Mari kita bersatu dalam komunitas kita, bukan untuk menunjuhkan dari segi kuantitas, tapi harus dari segi kualitas kita,” pesannya.
Diakui Pdt. Thomi, orang Kei ini punya banyak sumber daya manusia hanya saja mungkin selama ini tidak rangkul dengan baik.
“Sehingga lewat wadah Amkay ini dapat merangkul semua sumber daya orang Kei itu, untuk bersatu dalam sebuah kekuatan sehingga bisa terlibat dalam mengambil berbagai keputusan,” akuinya.
Pdt. Thomi kembali menambahkan, dalam persekutuan DPW Amkay Provisni Maluku ini terdapat 3 pilar tokoh Agama yaitu, Ustad, Pastor, dan Pendeta.
“Tujuan kami hanya satu untuk bersatu membangun persekutuan Amkay satu susah, satu senang, semua rasa,” tambahnya.
Pada kesempatan itu, Pdt Thomi menghimbau kepada masyarakat Kei yang berada di Kota Ambon dan sekitarnya untuk bersama-sama membangun agar rumah ini menjadi kuat dalam silaturahmi kekeluargaan, menjadi contoh untuk masyarakat di seluruh Indonesia dan khususnya Provinsi Maluku dan Kota Ambon.
“Sebagai ketua panitia saya berterimakasih kepada bapak Danrem dan keluarga besar bapak Almarhum Brigjen TNI Stepanus Mahury yang sebelum beliau meninggal sudah memberikan saran masukan bahkan juga motivasi kepada Amkay, kami juga turut merasa kehilangan. Juga tak lupa kami berterimakasih kepada semua pihak yang telah mendukung acara kami ini. Semoga halal bihalal ini menjadikan teloransi, rukun dan damai milik kita bersama,” pungkasnya.
“Damai Toleransi dari Tanah Kei untuk Indonesia”
BKL































