Disambut Tradisi Adat Mansorandak, Fani Andika Resmi Pimpin Lapas Biak

Kalapas Biak Fani Andika

Koreri.com, Biak – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Biak menggelar acara penyambutan hangat kepada pejabat yang baru Fani Andika, A.Md.IP., S.H., M.Si.

Suasana khidmat dan penuh nilai budaya mewarnai momen kedatangan pimpinan baru tersebut di lingkungan Lapas Biak.

Penghormatan Melalui Tradisi Leluhur

Langkah perdana Fani Andika di Lapas Biak disambut dengan prosesi adat Mansorandak (injak piring). Tradisi turun-temurun Suku Biak ini merupakan simbol penghormatan, penyucian, dan ucapan selamat datang bagi tamu kehormatan atau keluarga yang baru menginjakkan kaki di tanah tersebut.

Prosesi budaya ini berlangsung khidmat, menandai awal mula pengabdian sang Kalapas di Bumi Cenderawasih.

Usai melewati prosesi adat, suasana kekeluargaan langsung terasa saat Fani Andika menyempatkan diri untuk berjabat tangan erat dengan seluruh jajaran petugas Lapas.

Momen ini menjadi langkah awal untuk membangun sinergi dan kekompakan tim dalam menjalankan tugas-tugas pemasyarakatan ke depan.

Kalapas Biak Fani Andika2Tancap Gas: Tinjau Dapur dan Blok Hunian

Tak butuh waktu lama untuk menyesuaikan diri, Kalapas yang dikenal berpengalaman ini langsung bergerak meninjau fasilitas vital di dalam Lapas.

Fani Andika melakukan pengecekan langsung ke area dapur untuk memastikan kebersihan dan kelayakan asupan makanan bagi para Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).

Setelah itu, peninjauan dilanjutkan dengan menyusuri lorong-lorong blok hunian untuk melihat langsung kondisi dan situasi keamanan.

Pendekatan Humanis kepada Warga Binaan

Dalam kunjungannya ke blok hunian, Fani Andika menggelar pertemuan perkenalan dan memberikan arahan singkat kepada para warga binaan.

Dalam arahannya, ia mengedepankan pendekatan yang humanis dan persuasif. Ada beberapa poin penting yang disampaikannya kepada warga binaan antara lain:

– Membuka Ruang Aspirasi:Kalapas menegaskan bahwa dirinya sangat terbuka. Ia memberikan ruang bagi para warga binaan untuk menyampaikan keluh kesah atau aspirasi secara langsung bilamana ia sedang berkeliling atau berkunjung ke blok di hari-hari mendatang.

– Kepatuhan pada Aturan:Di samping pendekatan yang ramah, beliau dengan tegas mengingatkan seluruh warga binaan untuk senantiasa mematuhi aturan dan tata tertib yang berlaku di dalam Lapas demi menjaga keamanan dan kenyamanan bersama.

Kalapas Biak Fani Andika3– Agenda Pertemuan Rutin:Ke depannya, Kalapas berencana untuk mengadakan program pertemuan dan dialog rutin bersama warga binaan. Hal ini bertujuan sebagai wadah untuk menyerap aspirasi sekaligus mencari solusi atas berbagai persoalan yang ada di lapangan.

Rekam Jejak Kepemimpinan

Fani Andika, A.Md.IP., S.H., M.Si. bukanlah nama baru di lingkungan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan. Sebelum dipercaya menakhodai Lapas Biak, ia telah menorehkan rekam jejak karir yang solid di berbagai wilayah. Ia sebelumnya pernah menjabat sebagai:

1. Kepala Rutan (Karutan) Pelaihari

2. Kepala Rutan (Karutan) Palu

Dengan segudang pengalaman kepemimpinannya, Fani Andika diharapkan mampu membawa angin segar, inovasi, serta peningkatan kualitas pembinaan dan pelayanan di Lembaga Pemasyarakatan Biak.

Segenap jajaran Redaksi Koreri mengucapkan selamat dan sukses kepada Bapak Fani Andika, A.Md.IP., S.H., M.Si. atas jabatan dan tanggung jawab baru yang diemban. Semoga amanah ini dapat dijalankan dengan sebaik-baiknya dan kehadiran Bapak senantiasa menjadi berkat di Negeri Para Mambri.

Syowi Kasumasa !

 

VJR