Koreri.com, Ambon – Komisi III DPRD Maluku dilaporkan siap mengagendakan pertemuan dengan BNPB RI.
Agenda tersebut dimaksudkan untuk mengupayakan permintaan anggaran siap pakai dalam rangka penanggulangan bencana yang terjadi di Provinsi Maluku.
“Hasil rapat tadi, Komisi III akan bersama-sama dengan pihak Balai Sungai Maluku, Kepala Dinas PUPR Maluku dan mitra se – kabupaten/kota bertemu dengan BPNB Pusat untuk berupaya mendapatkan anggaran atau dana siap pakai dalam rangka penanggulangan bencana yang terjadi saat ini di Provinsi Maluku,” terang Wakil Ketua DPRD Kepulauan Tanimbar, Ricky Jawerisa dalam pernyataannya, di Ambon, Jumat (22/7/2022).
Baca Juga: Soroti Tak Tuntasnya Persoalan Kariu – Pelau, Wenno : Ini Catatan Kritis Untuk Kita Semua
Diakuinya, saat koordinasi mengenai abrasi yang terjadi di Desa Lorulun, Kecamatan Wer Tamrian dan desa Ilngei, Kecamatan Tanimbar Selatan, Kabupaten Kepulauan Tanimbar yang mengakibatkan rusaknya beberapa unit rumah masyarakat langsung disikapi Pj. Bupati Daniel E. Indey dengan mengeluarkan status tanggap darurat.
“Makanya, hari ini saya dan OPD terkait Kepulauan Tanimbar bersama dengan Kabupaten/Kota lain menghadiri undangan Komisi III DPRD Maluku untuk membicarakan fenomena alam yang terjadi di Provinsi Maluku yang mengakibatkan bencana sekaligus juga membicarakan masalah yang terjadi di Desa Lorulun dan Desa Ilngei,” akuinya.
Baca Juga: Komisi II DPRD Maluku Gelar Rapat Bahas Persoalan Hasil Panen Petani Buru
Jawerissa mengapresiasi Komisi III yang dinilainya telah melakukan sebuah terobosan besar dengan mengundang seluruh mitra se – Kabupaten/Kota di Maluku untuk hadir pada pertemuan dimaksud.
“Karena kita di Kepulauan Tanimbar sendiri sampai hari ini terus terang kita cuma bisa bantu masyarakat yang terdampak bencana di dua desa itu dengan bantuan bahan pangan,” bebernya.
Bagi Jawerissa, jika warga di kedua desa dibantu dengan memperbaiki atau membangun rumah maka hasilnya akan sama saja.
“Bagi saya itu cuma sia-sia saja, karena talud saat ini juga rusak parah. Maka itu, yang harus kita benahi pertama adalah talud baru selanjutnya kita lihat rumah mereka. Dan sejauh ini Penjabat Bupati sudah langsung bergerak cepat menanggapi bencana yang terjadi di dua desa itu, tetapi kalau soal anggaran siap pakai ini adalah terobosan Komisi III DPRD Maluku dan hari ini juga saya baru mengetahuinya,” sambungnya.
Baca Juga: Ini Pernyataan Ketua DPRD Maluku Tanggapi Turunnya Angka Kemiskinan
Lanjut Jawerissa, dari Kepulauan Tanimbar sudah memberikan semua data kebutuhan untuk membenahi atau rencana untuk bisa mengurangi bencana seperti memperbaiki talud-talud penahan ombak.
“Dengan ini saya sangat memberikan apresiasi terhadap terobosan yang dibuat DPRD Provinsi Maluku melalui Komisi III,” ucapnya.
Jawerissa juga berharap ada gerakan cepat mengingat hingga saat ini cuaca tidak bisa diprediksi dan tidak diketahui kapan bencana itu datang.
“Jangan sampai rumah yang tadinya rusak ringan jadi rusak berat bahkan sampai menimbulkan korban jiwa. Jadi semua harus bergerak cepat agar ada jawaban dari BPNB Pusat kepada kita di Provinsi Maluku terutama Kepulauan Tanimbar dengan anggaran siap pakai untuk bisa merealisasikan pekerjaan guna mengurangi dampak bencana yang ada dan masyarakat bisa kembali ke rumah mereka,” pungkasnya.
JFL
























