Kutuk Penyerangan di Meyerga, Bupati Kasihiw Minta Pelaku Segera Ditangkap

IMG 20220627 WA0009
Bupati Teluk Bintuni Ir Petrus Kasihiw,M.T.(Foto : KENN)

Koreri.com, Bintuni – Aksi pembantaian dan pembunuhan terhadap 4 warga sipil dan 1 luka di Kampung Meyerga, Distrik Moskona Barat, membuat berbagai pihak mengecam keras dan mengutuk perbuatan tidak berperikemanusiaan itu.

Salah satunya datang dari Bupati Teluk Bintuni Ir Petrus Kasihiw, M.T.

Dalam keterangan persnya kepada wartawan di Bintuni, Jumat (30/9/2022) Bupati Petrus mengutuk keras aksi pembantaian pekerja jalan Trans Teluk Bintuni – Maybrat di Kampung Meyerga.

Bupati Kasihiw berharap aparat keamanan segera melakukan penangkapan terhadap para pelaku dan diberikan hukuman setimpal.

“Kita sangat sesalkan dengan apa yang terjadi di Meyerga, mereka telah melakukan pembunuhan sadis. Saya minta aparat keamanan segera mengambil langkah evakuasi jenazah dan korban luka untuk dilakukan tindakan pengobatan dan mengembalikan jenazah ke pihak keluarga,” pintanya kepada awak media.

Kasihiw meminta Dandim 1806 dan Kapolres Teluk Bintuni telah memimpin apel gabungan penyisiran ke tempat kejadian perkara (TKP) sekaligus mengevakuasi jenazah dan mendahulukan korban luka.

“Saya sudah koordinasikan dengan Dandim dan Kapolres untuk memimpin pasukan ke lokasi TKP sekaligus mengambil jenazah serta menyelamatkan terlebih dahulu korban luka,” akuinya.

Bupati Kasihiw kembali tegaskan bahwa apa pun motivasinya, para pelaku harus diproses sesuai dengan aturan hukum yang berlaku agar kejadian serupa tidak terulang lagi.

“Saya kira ini sudah ranah kepolisian, namanya kriminal apa pun motivasinya ini sudah sifatnya kriminal, harus diproses sesuai dengan aturan hukum yang berlaku. Ini menjadi ranah Polri dan TNI, kita serahkan. Tapi, saya tidak mau itu terjadi lagi. Kita tidak ingin mengganggu situasi keamanan yang ada di Bintuni,” tandasnya.

KENN