as
as

Siap Letakkan Batu Pertama Pembangunan Masjid Argosigemerai, Waterpauw Juga Janjikan Ini

IMG 20230916 WA0003

Koreri.com, Bintuni – Penjabat Gubernur Papua Barat, Komjen Pol (Purn) Drs. Paulus Waterpauw M.Si, melaksanakan kunjungan kerja (kunker) ke Kabupaten Teluk Bintuni, Jumat (15/9/2023).

Dalam kunkernya itu, ia didampingi Pj Ketua TP PKK Roma Megawanty dan sejumlah pimpinan OPD lingkup Pemerintah Provinsi Papua Barat.

Selain meninjau langsung Pasar Sentral Bintuni, turut pula diserahkan sejumlah bantuan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung.

Di kesempatan itu, Pj Gubernur juga menyempatkan diri bersilaturahi dengan pimpinan dan jamaah Masjid Raya Kampung Argosigemerai (SP 5), Distrik Bintuni, Kabupaten Teluk Bintuni.

“Assalamualaikum,” ucap Pj Gubernur saat memasuki Ketakmiran Masjid Kampung Argosigemerai, Distrik Bintuni, Jumat (15/9/2023) malam.

Serentak para jamaah membalas salam dari Gubernur Waterpauw.

Selain bersilahturahmi, kedatangan orang nomor satu di Papua Barat ini untuk mendengar berbagai keluh kesah pengurus dan jamaah yang meminta bantuan Gubernur Waterpauw.

Salah satunya terkait pembangunan Masjid Raya Kampung Argosigemerai (SP 5) yang akan segera dimulai tahun ini.

Ketakmiran Masjid Kampung Argosigemerai menginginkan peletakan batu pertama dilakukan oleh Penjabat Gubernur Papua Barat Paulus Waterpauw.

Perwakilan Ketua Takmir Masjid, Suparman mengatakan, sejumlah bantuan telah diterima dari Pemerintah Provinsi Papua Barat yakni tahun 2021 Rp500 juta untuk pembangunan masjid dan TPA, tahun 2022 sebesar Rp250 juta untuk pembangunan TPA, dan ditahun 2023 ketakmiran berencana akan membangun masjid raya dari dana aspirasi DPR- PB.

“Untuk itu besar harapan kami, Bapak Gubernur mau melakukan peletakan batu pertama untuk pembangunan masjid raya,” pintanya.

Anggota DPR-PB dari Partai Nasdem Samsudin Seknun mengatakan, basis warga Muslim terbesar di Teluk Bintuni, salah satunya adalah di SP 5, sehingga pihaknya terus memperhatikan melalui dana aspirasi.

Di tahun 2023 ada sebesar Rp700 juta dana aspirasi yang akan dikucurkan di Teluk Bintuni.

Sementara, Bupati Petrus Kasihiw mengatakan, Pemda juga telah memiliki program bantuan keagamaan, khususnya di SP 5 akan ditunaikan di akhir masa jabatannya bersama Wakil Bupati Maret Kokop.

“Saya bersama Wakil Bupati sudah memberikan bantuan keagamaan kepada semua rumah ibadah yang lain, tinggal kami punya janji di sini. Nanti kami akan berikan di akhir masa jabatan kami,” janjinya.

Pj Gubernur Papua Barat, Paulus Waterpauw, mengatakan bersedia hadir untuk mengawali pembangunan masjid raya dengan meletakan baru pertama.
Ia juga berjanji akan memberikan bantuan sound sistem masjid.

“Saya dengar di sini hubungan kekerabatan antar umat dan sodara sangat baik. Saya harap terus di jaga. Yang bisa membantu kita adalah saudara kita yang terdekat, kalau saudara kandung kita jauh.

Mari jaga jalinan dan hubungan baik antar saudara kita,” pesannya.

Waterpauw juga mengingatkan kembali permasalahan stunting yang saat ini sedang menjangkit anak-anak di Teluk Bintuni.

Salah satu pemicunya adalah karena pernikahan dini dan pola asuh yang kurang tepat.

RLS

as