Empat Korban Pembantaian di Majnik Dikirim Pulang ke Kampungnya

Korban Penembakan TPN-OPM Ruslan (Duduk Kursi Roda) melepaskan keberangkatan Pamannya Abas di RSUD Teluk Bintuni, Sabtu (1/10/2022).(Foto : Istimewa)

Koreri.com, Manokwari – Empat korban tewas akibat ulah kebiadaban kelompok TPN – OPM di Kampung Majnik, Distrik Moskona Utara, Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat, Kamis (29/9/2022) lalu telah diterbangkan ke kampung halamannya masing-masing.

Tim gabungan TNI dan Polri dipimpin Kapolres Teluk Bintuni bersama Dandim setempat berhasil mengevakuasi 13 pekerja proyek jalan trans Papua Barat yang menghubungkan Teluk Bintuni – Maybrat, Jumat (30/9/2022) dan semalam tiba di RSUD Kota Bintuni.

Proses otopsi langsung dilakukan terhadap 4 orang meninggal dunia yaitu Abas (52), Yafet (50) Armin (42) dan Darmin (46) serta pemeriksaan untuk mengetahui kondisi para korban yang selamat.

Kejamnya TPN-OPM itu bukan hanya membantai, bahkan dua dari empat korban yang tewas yaitu Abas (52) dan Darmin (46) dibakar sampai hangus.

Isak tangis haru keluarga korban menyambut kedatangan korban di RSUD Teluk Bintuni.

Jenasah 4 korban dibawa ke Manokwari untuk selanjutnya diterbangkan ke kampung asalnya. Menggunakan 3 unit mobil Hilux dan satu ambulans, rombongan dilepas Kapolres Teluk Bintuni AKBP. Junov Siregar, S.H., S.I.K., M.K.P didampingi Ketua KKSS terpilih periode 2022-2027 Erwin Beddu Nawawi, Ketua IKT drg. Ferdinand Mangalik serta keluarga korban, segenap masyarakat KKSS Teluk Bintuni dari RSUD Bintuni, Sabtu (1/10/2022).

Kapolres menjelaskan, korban Abbas dan Armin menuju Pinrang, Provinsi Sulawesi Selatan, Yafet ke Manado Sulawesi Utara dan Darmin ke Bulukumba, Provinsi Sulsel.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Papua Barat Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H menjelaskan, jenasah 4 korban pembantaian sudah diberangkatkan dari Bintuni, direncanakan tiba di Manokwari sore ini.

“Kapolres Teluk Bintuni melepas keberangkatan rombongan kendaraan jenazah sebanyak 12 Unit dari RSUD Bintuni menuju Manokwari,” ujar.

Setibanya jenazah di Manokwari akan disemayamkan satu  hari di ruangan pendingin jenazah RSUD Provinsi Papua Barat, dan direncanakan akan diberangkatkan melalui Bandara Rendani menuju Makassar dan Manado.

KENN