PAM GKI Klasis Biak Selatan Gelar Perayaan Natal Sekaligus Hari Doa Syukur

IMG 20221221 WA0001

Koreri.com, Biak – Persekutuan Angkatan Muda (PAM) GKI Klasis Biak Selatan yang terdiri dari 59 Jemaat menggelar Natal Bersama dirangkaikan dengan hari Doa Syukur yang dihadiri seribu lebih angkatan muda, bertempat di Gedung Gereja GKI Elohim Snerbo, Senin (19/12/2022).

Ibadah tersebut dihadiri Ketua Badan Pekerja Klasis Gereja Kristen Injili (BP GKI Klasis) Biak Selatan, Pendeta J. Kbarek, S.Th serta para tamu undangan lainnya.

Pdt. Jhon Baransano, S.Th dalam khotbahnya pada Natal kali ini mengingatkan para Angkatan Muda Gerejani agar selalu mengontrol dan mawas diri.

“Para pemuda dan pemudi gereja, saya berharap agar bisa mengontrol dan menjaga diri dalam perilaku, tindakan dan perbuatan di kehidupan sehari-hari,” pesannya.

Pdt. Jhon menegaskan gelaran Natal tahun ini dibawah sorotan tema “Maka Pulanglah Mereka ke Negerinya Melalui Jalan Lain”, mengandung makna bahwa pemuda-pemudi GKI harus berkreatif dan inovatif dalam kehidupan sebagai generasi penerus Gereja dan Bangsa.

Di momen yang sama, Bupati setempat Herry Ario Naap S.Si., M.Pd selaku Ketua Koordinator Pokja PAM GKI Klasis Biak Selatan dalam sambutannya menekankan agar pemuda-pemudi gereja harus tampil beda. Serta, siap tampil dan menjadi pilar-pilar kebangkitan baru bagi Kabupaten Biak Numfor, bagi gereja dan bagi bangsa serta negara.

“Seluruh pemuda dan pemudi secara umum yang ada di Kabupaten Biak Numfor agar jauhkan diri dari perilaku yang menyimpang dari ajaran gereja serta penyakit-penyakit sosial yang bisa merusak masa depan.

Sehingga di tahun 2023 pemuda-pemudi bisa menjadi contoh dan bermanfaat bagi gereja juga bagi bangsa dan negara,” tegas Bupati Herry.

Bupati berharap nantinya pemuda-pemudi gereja mempersiapkan diri dan siap tampil dalam pemilihan Ketua/Koordinator yang baru dikarenakan masa jabatannya sebagai Ketua/Koordinator Pokja PAM GKI Biak Selatan akan segera berakhir di Januari 2023, dimana setelah menjabat kurang-lebih 10 Tahun.

“Pemuda-pemudi gereja harus menjadi orang yang kreatif dan inovatif, siap tampil menjadi generasi yang visioner, harus bisa menjadi seorang pemimpin, harus yakin bahwa kita mampu menjadi seorang pemimpin yang dipakai untuk membangun gereja dan juga membangun bangsa dan negara ini,” tukasnya.

HDK