as
as

Calon Diminta Jaga Persatuan Jelang Pemilu 2024, Tokoh: Jangan Sebar Hoaks

IMG 20230928 WA0013

Koreri.com, Jayapura – Tahapan Pemilu 2024 masih berjalan hingga kini sesuai jadwal yang termuat pada laman infopemilu.kpu.go.id.

Mulai 24 April hingga 25 November 2023 pencalonan anggota DPD, DPRD Kabupaten/Kota dan pada 19 Oktober hingga 25 November 2023 adalah pencalonan Presiden dan Wakil Presiden.

Seiring makin dekatnya pelaksanaan pesta demokrasi ini, para figur calon telah bermunculan di medsos-medsos maupun media mainstream.

Baik itu calon anggota DPD, DPR RI, dan DPRD maupun sosok Calon Presiden dan wakil Presiden yang akan bertarung pada Pemilu serentak 2024 mendatang.

Kendati demikian, para calon dingatkan untuk tidak menggunakan politik hitam dengan saling menyerang atau menjatuhkan lawannya, lantaran dampak besarnya adalah memecah belah persatuan bangsa.

Pesan itu disuarakan Sekretaris Dewan Peradilan Adat Sentani Pendeta Lindert Hengga.

Kepada media ini, Tokoh Agama Pendeta Lindert meminta seluruh peserta Pemilu untuk memberikan pendidikan politik yang baik kepada masyarakat.

“Jangan mainkan politik hitam, jangan sebar berita-berita hoax yang saling menjatuhkan atau bahkan mengadu domba masyarakat hanya untuk kepentingan jabatan atau kedudukan. Para calon ini dan seluruh partai peserta harus memberikan pendidikan politik yang baik kepada masyarakat,” pesannya, Kamis (28/9/2023).

Gembala Gereja Karismatik Papua Jemaat Sahabat Allah dari Kabupaten Jayapura ini juga mengingatkan masyarakat agar tidak terpengaruh atas permainan politik yang dimainkan kelompok-kelompok tertentu atau berita-berita hoax yang menjatuhkan lawan politik hanya untuk kepentingan calon tersebut atau kelompoknya sendiri.

“Jangan terpengaruh dengan berita hoax, berita yang sengaja dibuat untuk menjatuhkan lawannya.

Benar sebagai masyarakat yang nantinya memilih, kita harus jeli dan cerdas dengan sosok calon yang akan kita pilih. Track recordnya dan kinerjanya menjadi dasar kita menjatuhkan pilihan. Namun tetap dengan positif, tidak membuat atau menyebar berita hoax,” ucapnya.

“Kepada warga gereja utamanya yang di Papua, mari kita dukung penuh, kita satukan semangat untuk mensukseskan Pemilu yang akan datang. Saya mewakili seluruh pelayan gereja di Papua menghimbau dan berharap agar Papua tetap aman dan kondusif jelang dan sampai selesai Pemilu 2024,” pungkasnya.

VER

as

as