Koreri.com, Timika – Ketua FPHS Tsingwarop Yafet Manga Beanal dan pengurus sangat menyesalkan dan mengecam kinerja Ketua Bapemperda DPRD Mimika yang tidak mengagendakan Raperda Pembagian dan Pengelolaan Saham Freeport 7% untuk kabupaten tersebut.
Pasalnya, rancangan dan naskah akademiknya sudah ada selanjutnya tinggal diagendakan namun Dewan tidak mengakomodir Raperda tersebut.

Yafet mengaku membaca informasi dalam rapat paripurna ada sebanyak 8 Raperda yang diagendakan yaitu 5 dari Pemda dan 3 dari inisiatif DPRD.

“Ini rakyat sudah kumpul uang lalu bayar konsultan untuk biayai Raperda dan Naskah Akademiknya bahkan justru telah meringankan beban biaya Pemerintah maupun DPRD. Selain itu, kami juga mendatangi serta menduduki kantor DPRD selama sebulan dari tanggal 29 September s/d 27 Oktober 2023, sehingga hal ini tdk ada alasan tidak dimasukkan dalam Paripurna Non APBD kemarin,” bebernya.

“Kami minta waktu ini bisa digunakan untuk mengagendakan Raperda ini, kalau tidak kami akan duduki kantor DPRD dengan masa yang begitu besar. Saya Ketua FPHS dengan tegas dan keras sampaikan ke Ketua DPRD mimika untuk memperhatikan hal ini dan segera ambil langkah strategi untuk masyarakat,” tegasnya.
EHO





























