Koreri.com, Sorong – Jaringan Broadband Hyper 5G Telkomsel secara resmi diluncurkan perdana di Bandara Domine Edward Osok (DEO) Kota Sorong, Provinsi Papua Barat Daya (PBD), Jumat (24/10/2025).
Peluncuran Ini merupakan wujud komitmen Telkomsel dalam memperluas akses konektivitas digital berkecepatan tinggi.
Vice President (VP) Telkomsel Area Network Operations Pamasuka, Anky Arief Priyagung menyampaikan alasan dibangunnya satu dari dua Base Transciever Station (BTS) yang memanfaatkan teknologi 5G di Kota Sorong.
“Alasan dibangunnya BTS 5G ini karena melihat dan menyadari sejumlah potensi teknologi komunikasi yang dimiliki Kota Sorong,” ungkapnya.
Saat ini secara nasional, Telkomsel juga telah menggelar BTS 5G di sejumlah wilayah khususnya kota-kota besar di Indonesia.
Ditegaskan Anky Arief, kehadiran akses jaringan 5G itu dapat menghasilkan kerja sama yang cukup intens antara Telkomsel dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) PBD yang wilayahnya mencakup satu kota dan lima kabupaten didalamnya.
“Kerja sama yang kami maksud seperti aktivitas atau kegiatan Pemerintah daerah sehari-hari yang membutuhkan kehadiran Telkomsel, maka kami siap membantu,” tegasnya.
Diakui Anky Arief, Telkomsel sebagai operator seluler telah bergerak lebih dahulu ketimbang operator seluler lainnya khususnya di wilayah Indonesia Timur dalam memberikan layanan maupun produk yang dibutuhkan masyarakat.
“Artinya, kami memahami apa yang dirasakan oleh masyarakat Indonesia Timur yang berada dalam kawasan 3T (Tertinggal, Terdepan dan Terluar,” sambungnya.
Dengan adanya jaringan 5G ini, diharapkan menjadi salah satu teknologi komunikasi terkini yang dapat di akses seluruh pelanggan Telkomsel.
“Mudah-mudahan, masyarakat merasakan kemudahan dan kelancaran dalam berkomunikasi. Kami juga membutuhkan kritik dan masukan dari pelanggan untuk melebarkan jangkauan jaringan 5G,” pungkasnya.
Wakil Gubernur Ahmad Nausrau mengapresiasi serta menyambut baik terobosan yang dilakukan Telkomsel dalam hal membangun layanan jaringan 5G di Kota Sorong, PBD.
“Kehadiran jaringan 5G Telkomsel ini adalah sebuah mimpi yang menjadi kenyataan. Ini semakin menguatkan komitmen kita untuk menjadikan Papua Barat Daya sebagai pintu gerbang masuk di Tanah Papua,” tegasnya.
Dengan jaringan 5G ini, Wagub harapkan akses komunikasi semakin lebih lancar dan membantu berbagai sektor perekonomian untuk dapat berkembang secara lebih cepat dan lebih luas karena jaringan konektivitas komunikasi menjadi semakin lebih kuat.
Dan yang terpenting juga, tidak boleh lagi ada blank spot di wilayah PBD.
“Kita berharap di seluruh pelosok manapun di Papua Barat Daya sudah terlayani jaringan komunikasi. Salah satunya melalui layanan Jaringan 5G yang dapat memberikan kemudahan dan kelancaran berkomunikasi karena telah ada teknologi yang lebih maju,” pungkas Wagub yang sekaligus meresmikan Pojok Musik Bandara DEO Sorong.
ZAN
























