Koreri.com, Ambon – Pemerintah Negeri Allang bersama Kelompok Nelayan setempat melakukan doa bersama sekaligus pelepasan BAGAN (SERO) ke laut yang berlokasi di pesisiran pantai kawasan tersebut.
Doa bersama yang dihadiri langsung Kepala Pemerintahan Negeri Allang beserta beberapa staf, Ketua Majelis Jemaat GPM Allang, Saniri serta masyarakat ini merupakan langkah awal memperbaiki kehidupan ekonomi terkhusus kelompok nelayan.
Menurut Kepala Negeri Allang, Oktavianus Edward Patty bahwa ini semua dari BUMNeg (Badan Usaha milik Negeri) melalui pengadaan satu unit Bagan (SERO).
Pengadaan ini menjadi langka awal dan juga dengan adanya bagan ini, bisa membantu ekonomi masyarakat yang ada di negeri lebih khusus untuk nelayan-nelayan setempat.
“Kita buat begini agar saat tidak ada musim panen buah, mereka bisa aktivitas di laut,” ujar Patty kepada Koreri.com usai penurunan BAGAN, Selasa (17/2/2026).
Patty mengaku jika pengadaan bagan ini bukan atas inisiatif pihaknya, melainkan datang sendiri dari kemauan mereka,
sehingga bersama-sama dilakukan pembuatan bagan ini untuk kemajuan mereka sebagai nelayan.
“Kita bisa lihat tadi juga saat penurunan BAGAN mereka sangat semangat, artinya mereka benar-benar serius untuk mengembangkan bagan ini dan bagan-bagan lain lagi di negeri ini,” sambungnya.
Patty berharap dengan adanya BAGAN yang pertama ini, bisa meningkatkan pendapatan keluarga nelayan, sekaligus PAD di negeri juga kedepan.
Ia menambahkan, anggaran yang dialokasikan untuk pembuatan BAGAN ini sebesar Rp200 juta yang bersumber dari dana desa tahun 2025.
“Pekerjaan untuk BAGAN ini sampai selesai terhitung empat bulan. Sebenarnya target kita itu dua bulan, tapi dengan kendala cuaca maupun material maka menjadi empat bulan. Tetapi Puji Tuhan kita bisa lewati semua dan hari ini kita bisa menurunkan BAGAN ke laut,” pungkasnya.
JFL
























