Gubernur Elkam Dikukuhkan Jabat Ketum IKA Hollandia PBD: Bangun Tanah Papua

IMG 20260307 WA0016
Pengukuhan DPP Ikatan Alumni Kota Studi Hollandia Jayapura Provinsi Papua Barat Daya di Gedung Lamberth Jitmau, Kota Sorong, Sabtu (7/3/2026) / Foto : KENN

Koreri.com, Sorong– Kepengurusan ikatan alumni (IKA) Kota Studi Hollandia Jayapura Provinsi Papua Barat Daya (PBD) resmi dikukuhkan.

Proses pengukuhan berlangsung di Gedung Lamberth Jitmau, Kota Sorong, Sabtu (7/3/2026).

Wakil Gubernur Ahmad Nausrau mengukuhkan Gubernur Elisa Kambu sebagai Ketua umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) Ikatan Alumni Kota Studi Hollandia Jayapura Provinsi Papua Barat Daya.

Pengesahan pengukuhan pengurus DPP Ikatan Alumni Kota Studi Hollandia Jayapura Provinsi Papua Barat Daya ini ditandai dengan penandatangan berita acara.

Ketua Umum Elisa Kambu dalam sambutannya mengatakan kehadiran Ikatan Alumni Kota Studi Hollandia Jayapura Provinsi Papua Barat Daya lahir dari kepedulian bersama para alumni terhadap Tanah Papua.

Dijelaskan mantan Ketua Senat Universitas Cendrawasih itu bahwa Hollandia memiliki sejarah panjang sebagai pusat peradaban dan pendidikan pertama di Tanah Papua yang telah melahirkan banyak generasi terdidik.

“Forum ini hadir untuk terus merajut dan merawat kebersamaan di antara sesama alumni Kota Studi Hollandia. Kita datang dari berbagai latar belakang, bukan untuk kepentingan lain, tetapi untuk berkonsolidasi dan menunjukkan kepedulian dalam membangun tanah Papua, khususnya Papua Barat Daya,” jelasnya.

Elkam menegaskan, tujuan utama organisasi ini adalah menjadi berkat bagi sesama serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Ia juga mengajak seluruh alumni untuk meninggalkan ego pribadi dan bekerja bersama demi kepentingan yang lebih besar.

“Alumni Kota Studi Hollandia memiliki tanggung jawab besar dalam membangun Tanah Papua. Kita harus tampil berbeda, bukan untuk bersaing, tetapi untuk saling mengingatkan dan semakin solid,” imbuhnya.

Eks Bupati Asmat dua periode itu menegaskan, perjuangan pembangunan Papua belum selesai.

Menurutnya, perjuangan akan selesai ketika tidak ada lagi ibu yang kehilangan nyawa saat melahirkan dan ketika semua anak Papua mendapatkan akses pendidikan yang layak.

“Ikatan Alumni Kota Studi Hollandia Jayapura Provinsi Papua Barat Daya hadir untuk semua anak bangsa. Mari bersama menjaga persatuan dan persaudaraan serta hidup berdampingan untuk membangun Papua Barat Daya dan Tanah Papua secara umum,” tambahnya.

Wagub Ahmad Nausrau menyampaikan bahwa pengukuhan pengurus dan pelaksanaan rapat kerja ini merupakan momentum penting dalam memperkuat peran organisasi alumni sebagai wadah silaturahmi, persaudaraan, sekaligus kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.

Ia menilai Alumni Kota Studi Hollandia memiliki sejarah panjang, pengalaman, serta nilai kebersamaan yang kuat sejak masa studi, yang hingga kini tetap menjadi kekuatan sosial yang sangat berharga.

“Saya percaya organisasi alumni tidak hanya menjadi tempat berkumpul dan bernostalgia, tetapi juga dapat menjadi mitra strategis Pemerintah daerah dalam mendukung berbagai program pembangunan, khususnya di bidang pendidikan, pengembangan sumber daya manusia, dan pemberdayaan masyarakat,” ujar Nausrau.

Sebagai provinsi yang relatif baru, Papua Barat Daya membutuhkan dukungan dari seluruh komponen masyarakat, termasuk para alumni yang memiliki kapasitas, pengalaman, serta jaringan luas.

Karena itu, ia berharap melalui rapat kerja yang digelar dapat dirumuskan program-program kerja yang realistis, produktif, dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Di tempat yang sama, Ketua Panitia Amus Yanto Ijie menyampaikan bahwa kegiatan pengukuhan dan Rapat Kerja I DPP Ikatan Alumni Kota Studi Hollandia Jayapura Provinsi Papua Barat Daya menjadi momentum bersejarah dalam memperkuat fondasi organisasi sekaligus mempertegas peran alumni dalam pembangunan daerah.

Rangkaian kegiatan tersebut juga dilakukan launching Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Ikatan Alumni Kota Studi Hollandia Jayapura Provinsi Papua Barat Daya sebagai bentuk komitmen organisasi dalam memberikan pelayanan hukum bagi masyarakat.

Dilanjutkan dengan rapat kerja (Raker) I hingga buka puasa bersama masyarakat.

KENN