Koreri.com, Sorong – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik Papua Barat Daya Drs. George Japsenang, M.Si menegaskan salah tugas instansi yang dipimpinnya adalah berperan menjaga stabilitas hingga ketentraman masyarakat.
“Jadi salah satu tugas kami di Kesbangpol yaitu menjaga stabilitas, keamanan, serta ketenteraman bagi seluruh masyarakat di Provinsi Papua Barat Daya,” ungkapnya kepada Koreri.com saat ditemui seusai apel pagi, Senin(16/3/2026).
Dan kaitannya dengan itu, George menyebutkan dalam beberapa kesempatan pihaknya telah melakukan rapat bersama Gubernur untuk membahas situasi keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya menjelang berbagai hari besar keagamaan.
“Bapak Gubernur mengimbau agar dalam memasuki bulan suci Ramadan, hingga perayaan Idul Fitri, serta menjelang Hari Raya Nyepi hingga Paskah, situasi keamanan dan ketertiban di daerah ini dapat terus dijaga dengan baik,” lanjut dia menyampaikan imbauan Gubernur PBD Elisa Kambu.
Gubernur, lanjut George, menekankan hal itu sangat penting agar seluruh umat yang menjalankan ibadah dapat melaksanakannya dengan aman, tertib dan penuh kebahagiaan.
Salah satu hal juga yang menjadi perhatian serius Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya adalah masih adanya peredaran minuman keras (miras) di tengah masyarakat baik yang memiliki izin maupun yang ilegal.
“Kondisi ini masih ditemukan hingga hari ini, sementara kita tinggal beberapa hari lagi akan memasuki perayaan Idul Fitri dan juga Nyepi serta Paskah. Oleh karena itu, sesuai arahan dan imbauan Bapak Gubernur agar peredaran dan penjualan miras dapat dihentikan untuk sementara waktu,” sambungnya.
Tujuannya agar seluruh umat yang merayakan Idul Fitri maupun Nyepi juga Paskah, serta masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa, dapat beribadah dengan aman, tenang, dan khusyuk.
“Untuk itu, kami mengajak seluruh elemen masyarakat agar ikut berperan aktif baik tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, tokoh perempuan maupun seluruh organisasi kemasyarakatan diharapkan dapat bersama-sama mendukung upaya ini termasuk para penjual miras sendiri untuk tidak menjual maupun mengonsumsi miras selama perayaan hari-hari besar keagamaan tersebut,” dorongnya.
George pun menyampaikan harapannya kepada masyarakat agar bersama-sama saling menjaga toleransi dan juga saling menghormati antar sesama umat beragama. Mengingat saat ini umat Muslim sedang menjalankan ibadah puasa Ramadan dan akan segera merayakan Idul Fitri sebagai hari kemenangan.
“Karena itu, mari kita bersama-sama menjaga suasana yang aman, damai, dan penuh saling menghargai,” tambahnya.
Pemprov PBD, tambah George Japsenang juga telah menyiapkan surat imbauan resmi yang ditandatangani oleh Sekretaris Daerah atas nama Pemerintah Provinsi.
Surat imbauan tersebut akan disampaikan kepada para penjual miras, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, serta seluruh elemen masyarakat agar informasi ini dapat diteruskan secara luas.
“Kami berharap melalui imbauan ini, seluruh masyarakat dapat bekerja sama menjaga keamanan, ketertiban, serta keharmonisan di Provinsi Papua Barat Daya. Terima kasih,” pungkasnya.
KENN
























