Koreri.com, Ambon – Anggota DPR RI, Saadiah Uluputty, menghadiri penutupan Festival Dzikir dan Samrah dalam rangka Halal Bi Halal yang diselenggarakan oleh Majelis Taklim Hijratullah Kota Ambon.
Kegiatan tersebut berlangsung di aula Auditorium Kampus UIN A.M. Sangadji Ambon, Minggu (3/5/2026).
Suasana acara berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan, dihadiri oleh para ibu majelis taklim yang aktif dalam berbagai kegiatan keagamaan dan sosial kemasyarakatan.
Dalam kesempatan itu, Saadiah menyampaikan apresiasinya terhadap semangat para perempuan khususnya ibu-ibu majelis taklim yang terus mengembangkan kapasitas diri tidak hanya dalam bidang keagamaan, tetapi juga dalam kreativitas dan kepedulian sosial.
“Semangat belajar, kebersamaan, dan kreativitas yang ditunjukkan para ibu menjadi bukti bahwa perempuan memiliki peran penting dalam menjaga nilai keluarga serta membangun generasi yang lebih baik,” ujarnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Rohani Vanath, istri Wakil Gubernur Maluku sekaligus Ketua DPW Laski Nusantara Jaya Provinsi Maluku.
Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya peran orang tua, khususnya ibu, dalam mendidik dan mendampingi anak di tengah perkembangan teknologi digital yang semakin pesat.
Sementara itu, Pemerintah Kota Ambon melalui sambutan yang dibacakan oleh Staf Ahli Bidang Hukum menegaskan bahwa kegiatan keagamaan seperti ini memiliki makna strategis dalam memperkuat ukhuwah Islamiyah, ukhuwah wathaniyah, dan ukhuwah basyariyah.
“Nilai-nilai tersebut menjadi landasan dalam meningkatkan ketakwaan dan akhlakul karimah, serta memberikan dampak positif bagi kehidupan masyarakat Kota Ambon,” tegasnya.
Dari pihak kampus, perwakilan Rektor UIN A.M. Sangadji Ambon melalui Dekan Fakultas Ushuluddin dan Dakwah menyampaikan komitmen untuk terus membuka ruang kolaborasi dengan masyarakat dalam berbagai kegiatan positif, khususnya yang mendukung pembangunan generasi muda.
Pada bagian akhir kegiatan, tausiyah yang disampaikan turut memberikan pesan mendalam tentang pentingnya membersihkan dan mensucikan hati. Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa keberuntungan sejati ada pada mereka yang mampu menjaga kebersihan jiwa, sementara kerugian datang bagi mereka yang mengotorinya.
Kegiatan ini diharapkan dapat terus menjadi wadah untuk mempererat silaturahmi, memperkuat nilai-nilai keislaman, serta menumbuhkan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat Maluku.
RLS






























