Koreri.com, Tiongkok- Pemerintah Provinsi Papua Barat mengambil langkah strategis dalam memperkuat investasi hijau melalui kunjungan resmi ke kantor pusat Conch Group di Kota Wuhu, Provinsi Anhui, Republik Rakyat Tiongkok, Senin (25/5/2026).
Kunjungan ini menjadi momentum penting dalam mempererat hubungan kerja sama antara Papua Barat dan Conch Group yang merupakan salah satu industri raksasa Tiongkok yang masuk dalam jajaran Fortune Global 500, terutama dalam mendorong investasi berkelanjutan di sektor energi dan industri.
Rombongan Pemerintah Provinsi Papua Barat dipimpin langsung Wakil Gubernur Mohammad Lakotani, didampingi sejumlah pejabat dan tenaga ahli, termasuk Tony Aditya sebagai Special Advisor to the Governor of West Papua. Delegasi disambut oleh Chairman Yang bersama jajaran pimpinan Conch Group dalam suasana resmi namun penuh keakraban.
Pertemuan strategis tersebut menitikberatkan pada peluang kerja sama di bidang energi terbarukan, industrialisasi, serta pembangunan ekonomi berkelanjutan di Papua Barat.
Salah satu agenda utama yang mengemuka adalah rencana pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) untuk mendukung operasional pabrik semen Conch di Manokwari. Proyek ini diharapkan mampu menekan jejak karbon industri sekaligus menjadi langkah konkret menuju transformasi energi hijau di kawasan timur Indonesia.

Sebelum pertemuan inti, delegasi Papua Barat mengikuti rangkaian kegiatan yang memperkenalkan budaya dan kemajuan industri Tiongkok, termasuk kunjungan ke Conch Expo Center.
Di lokasi tersebut, rombongan memperoleh gambaran komprehensif tentang perjalanan Conch Group sejak berdiri pada 1978 hingga menjadi pemain global.
Interaksi informal seperti jamuan makan siang dan makan malam VIP turut dimanfaatkan sebagai ruang diplomasi lunak untuk memperkuat kepercayaan dan membuka peluang transfer pengetahuan serta teknologi.
Wakil Gubernur Mohammad Lakotani menyambut positif komitmen Conch Group yang dinilai sejalan dengan visi pembangunan Papua Barat.
“Pemerintah Provinsi Papua Barat menyambut baik investasi yang tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan industri, tetapi juga memperhatikan aspek keberlanjutan dan pemberdayaan masyarakat,” jelas Wagub Lakotani dalam keterangan persnya yang diterima redaksi koreri.com, Selasa (26/5/2026).
Wagub menegaskan pentingnya peningkatan kapasitas sumber daya manusia lokal agar investasi yang masuk memberikan dampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.
Keberhasilan kunjungan ini tidak lepas dari peran Tony Aditya yang selama enam bulan terakhir aktif menjembatani komunikasi lintas pihak serta mempersiapkan agenda strategis antara kedua belah pihak.
Sebagai simbol persahabatan, kedua pihak menutup pertemuan dengan pertukaran cinderamata resmi, menandai komitmen jangka panjang dalam kerja sama bilateral.
Kunjungan ini diharapkan menjadi tonggak baru dalam hubungan Papua Barat dan Tiongkok, khususnya dalam mendorong investasi hijau, pengembangan energi terbarukan, serta industrialisasi yang berkelanjutan.
Di tengah kebutuhan percepatan pembangunan di wilayah timur Indonesia, kerja sama ini dinilai dapat menjadi katalis penting bukan hanya bagi pertumbuhan ekonomi daerah, tetapi juga dalam memastikan pembangunan yang lebih inklusif dan ramah lingkungan.
RED
























