GPII Mimika Dukung Suksesnya MTQ XIII, Perkuat Nilai Keislaman-Harmoni Antarumat

GPII Mimika Dukung Suksesnya MTQ XIII
Ketua GPII Mimika, Taslim Renwair / Foto : Ist

Koreri.com, Timika – Gerakan Pemuda Islam Indonesia (GPII) Kabupaten Mimika menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-XIII tingkat Kabupaten Mimika yang berlangsung di Distrik Wania, 12 – 14 Juni 2026.

Bagi GPII, MTQ tidak hanya menjadi ajang perlombaan membaca dan memahami Al-Qur’an, tetapi juga momentum penting untuk memperkuat nilai-nilai keislaman, membangun karakter generasi muda, serta mempererat persaudaraan dan harmoni di tengah keberagaman masyarakat Mimika.

Ketua GPII Mimika, Taslim Renwair, mengatakan pihaknya siap mendukung dan menyukseskan seluruh rangkaian kegiatan MTQ sebagai bagian dari upaya membumikan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

“MTQ bukan sekadar lomba membaca Al-Qur’an, tetapi menjadi momen untuk memperkuat nilai-nilai keislaman dan mempererat persaudaraan di tengah masyarakat. Kami dari GPII Kabupaten Mimika siap mendukung dan menyukseskan pelaksanaan MTQ XIII tingkat Kabupaten Mimika,” ujar Taslim Renwair dalam keterangannya di Timika, Papua Tengah, Jumat (12/6/2026).

Menurut Taslim, tema MTQ tahun ini, “Cahaya Al-Qur’an Penyejuk Jiwa, Meneguhkan Harmoni Menuju Mimika Emas”, sangat relevan dengan kondisi Kabupaten Mimika yang dikenal sebagai daerah dengan tingkat toleransi dan kerukunan yang tinggi di Papua Tengah.

Ia menilai nilai-nilai yang terkandung dalam Al-Qur’an tidak hanya menjadi pedoman bagi umat Islam, tetapi juga mengajarkan pentingnya hidup berdampingan secara damai, saling menghormati, dan menjaga persatuan dalam kehidupan bermasyarakat.

“Mimika adalah rumah kita bersama. Keberagaman yang ada merupakan kekuatan yang harus terus dirawat,” ujarnya.
“Melalui MTQ, kita diajak untuk semakin memahami ajaran Al-Qur’an yang mengedepankan kedamaian, kasih sayang, dan persatuan,” sambung Taslim.

Taslim menambahkan, keberhasilan pelaksanaan MTQ bukan hanya menjadi tanggung jawab panitia maupun pemerintah daerah, melainkan membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat agar kegiatan tersebut dapat berjalan aman, tertib, dan memberikan manfaat yang luas.

Menurutnya, MTQ juga menjadi sarana strategis dalam membentuk generasi Qurani yang tidak hanya mampu membaca Al-Qur’an dengan baik, tetapi juga mampu mengamalkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Ia berharap pelaksanaan MTQ XIII dapat melahirkan qari dan qariah terbaik yang nantinya mampu mengharumkan nama Kabupaten Mimika di tingkat provinsi maupun nasional.

Selain itu, kegiatan tersebut diharapkan menjadi wadah silaturahmi yang memperkuat kebersamaan antarwarga dari berbagai distrik di Kabupaten Mimika.

“Melalui MTQ ini, semangat persaudaraan, toleransi, dan kebersamaan harus semakin kuat. Al-Qur’an menjadi cahaya yang menyejukkan jiwa dan menjadi pedoman dalam membangun masyarakat yang damai, maju, dan sejahtera,” ujarnya.

GPII Mimika juga mengajak seluruh masyarakat untuk berpartisipasi dan mendukung pelaksanaan MTQ dengan menjaga ketertiban, keamanan, serta semangat kebersamaan selama kegiatan berlangsung.

Dengan dukungan berbagai pihak, MTQ XIII Kabupaten Mimika diharapkan tidak hanya menjadi agenda keagamaan tahunan, tetapi juga menjadi momentum memperkuat persatuan dan harmoni sosial dalam mewujudkan visi pembangunan daerah menuju Mimika Emas, yakni Mimika yang maju, religius, toleran, dan berdaya saing.

Di tengah keberagaman suku, agama, dan budaya yang menjadi ciri khas Kabupaten Mimika, semangat MTQ diharapkan mampu memperkokoh nilai-nilai kebangsaan dan mempertegas bahwa perbedaan merupakan kekuatan untuk membangun daerah secara bersama-sama.

Sebagaimana semangat yang terus digaungkan oleh masyarakat Mimika, “Mimika Rumah Kita Bersama”, MTQ XIII menjadi ruang pemersatu yang menghadirkan kesejukan, mempererat tali persaudaraan, serta meneguhkan harmoni dalam kehidupan masyarakat menuju Mimika yang semakin maju dan bermartabat.

EHO