Koreri.com, Jayapura – Memiliki rumah masih menjadi impian banyak masyarakat. Namun, di tengah meningkatnya kesadaran akan pengelolaan keuangan, kepemilikan properti perlu diimbangi dengan investasi yang tepat agar kondisi finansial tetap sehat dan berkelanjutan.
Hal tersebut disampaikan Priority Banking Manager BRI Natalia Purba dalam Talk Show BRI Consumer Expo 2026 yang berlangsung di Mall Jayapura, Sabtu (13/6/2026).
Menurut Lia, kesiapan seseorang untuk memiliki rumah tidak hanya diukur dari keinginan semata, tetapi juga dari kemampuan finansial terutama dalam menyiapkan uang muka (DP) dan mengelola arus kas setelah membeli properti.
“Dari sisi pengelolaan keuangan, seseorang bisa dikatakan siap memiliki properti apabila telah mempersiapkan dana untuk uang muka serta memiliki perencanaan keuangan yang baik,” ujarnya.
Lia menegaskan bahwa kepemilikan properti dan investasi bukanlah dua hal yang harus dipilih salah satu. Keduanya justru saling melengkapi dalam membangun ketahanan finansial jangka panjang.
“Properti merupakan aset jangka panjang yang nilainya cenderung meningkat dari waktu ke waktu. Namun di sisi lain, masyarakat juga perlu memiliki instrumen investasi untuk mendukung tujuan keuangan lainnya,” jelasnya.

Menurutnya, investasi bukan hanya soal menempatkan dana pada instrumen keuangan, tetapi juga bagian dari upaya membangun masa depan yang lebih aman dan terencana.
Dalam kesempatan tersebut, Lia mengajak masyarakat untuk tidak hanya fokus mengejar kepemilikan aset fisik seperti rumah, tetapi juga berinvestasi pada pengembangan diri, kesehatan, dan perencanaan keuangan yang matang.
“Properti itu penting sebagai aset jangka panjang. Namun investasi juga penting agar keuangan tetap bertumbuh dan tujuan masa depan dapat tercapai dengan lebih baik,” katanya.
Melalui BRI Consumer Expo 2026, masyarakat tidak hanya mendapatkan informasi mengenai pembiayaan rumah, tetapi juga edukasi tentang pentingnya mengelola kekayaan, berinvestasi,
SAV
























