Koreri.com, Sorong– Partai Golongan Karya (Golkar) di Provinsi Papua Barat Daya mulai menyiapkan strategis politik menjelang pesta demokrasi pemilihan legislatif (Pileg) dan Pilkada.
Salah satunya menyiapkan struktur partai dalam hal ini pemilihan calon ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II di jajaran Kabupaten dan kota.
DPD II Kota Sorong akan menggelar tahapan pemilihan calon ketua dalam musyarakah daerah (Musda) IV.
Panitia Musyawarah Daerah (Musda) VI Partai Golongan Karya (Golkar) Kota Sorong resmi membuka pendaftaran bakal calon Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kota Sorong untuk masa bakti 2025–2030.
Pembukaan pendaftaran ini diumumkan oleh Steering Committee (SC) sebagai bagian dari tahapan pelaksanaan Musda yang akan digelar pada tahun 2026.
Panitia memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada kader terbaik Golkar untuk ikut berkompetisi dalam proses pencalonan.
Adapun tahapan pendaftaran dimulai dengan pengumuman pada 13 Juli 2026, dilanjutkan dengan pendaftaran dan pengambilan berkas pada 13 hingga 14 Juli 2026.
Selanjutnya, pengembalian berkas dijadwalkan pada 15 Juli 2026, yang kemudian dilanjutkan dengan proses verifikasi dan penetapan calon pada hari yang sama.
Ketua Steering Committee, Muhammad Muhammad Rizal menjelaskan bahwa seluruh proses pendaftaran dipusatkan di Sekretariat Panitia yang beralamat di Jalan Sungai Maruni Km 10, Kelurahan Kelawuyuk (Drei Kinder), Kota Sorong. Pendaftaran dibuka setiap hari mulai pukul 10.00 hingga 17.00 WIT.
“Pendaftaran dapat dilakukan langsung oleh bakal calon maupun melalui perwakilan yang ditunjuk. Namun untuk pengembalian berkas wajib dilakukan langsung oleh bakal calon dan tidak dapat diwakilkan,” jelas Ketua SC Muhammad Rizal dalam keterangan persnya di Sekretariat panitia, Minggu (12/7/2026).
Dijelaskan batas akhir pengembalian berkas ditetapkan hingga pukul 18.00 WIT pada 15 Juli 2026.
Terkait persyaratan, panitia menyebutkan bahwa ketentuan lengkap akan disampaikan saat proses pendaftaran. Namun secara prinsip, calon yang mendaftar merupakan kader Partai Golkar.
“Tidak harus berasal dari unsur pengurus, tetapi kami mengutamakan kader,” ujar Ketua didampingi Sekretaris SC Joab Makahiti, anggota Yan Pieter Bosawer, Siswanto dan ketua panitia Agata Ure Wukak.
Bakal calon juga diutamakan berdomisili di Kota Sorong atau memiliki KTP Kota Sorong, mengingat posisi yang diperebutkan adalah Ketua DPD tingkat kota.
Hingga hari pertama pengumuman, panitia belum dapat memastikan jumlah pendaftar. Hal ini karena proses pendaftaran baru saja dibuka dan masih menunggu antusiasme kader dalam beberapa hari ke depan.
Pihak panitia mengajak seluruh kader Partai Golkar Kota Sorong untuk memanfaatkan momentum Musda ini sebagai ruang konsolidasi dan regenerasi kepemimpinan partai.
“Kami mengajak seluruh kader terbaik Golkar Kota Sorong untuk ikut serta dalam pencalonan ini. Mari bersama-sama membangun dan memajukan Partai Golkar ke depan,” pungkasnya
Musda VI Partai Golkar Kota Sorong nanti diharapkan menjadi momentum penting dalam menentukan arah kepemimpinan dan strategi politik partai di tingkat daerah menuju periode mendatang.
KENN
























